TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan “SI OCU PARKIR KAMPAR”, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

KAMPAR - Pj Bupati Kampar Dr.H.Kamsol mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2023 bersama Menteri Dalam Negeri, Rabu 8/2/2023.

Dimana rakor itu diikuti di Rumah Dinas Bupati Kampar secara virtual dan diikuti beberapa Kepala Opd terkait.

Pada kali ini, Rakor nasional itu dalam rangka membahas langkah kongkret terkait Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 yang diadakan Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI guna untuk mengambil langkah - langkah cepat untuk mengurangi angka inflasi di Daerah - Daerah yang berada di Indonesia 

Pada Kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan. kami mengucapkan alhamdulillah atas kerja keras kita bersama baik Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah angka inflasi kita sudah turun di bulan januari dan februari, dan untuk kita ketahui sekarang angka inflasi kita 0,34%. 

"Kita akan memberikan kesempatan kepada daerah - daerah yang rendah inflasinya untuk diminta  menjelaskan kiat - kiatnya dan untuk daerah - daerah yang inflasi nya tinggi menjelaskan segala apa bentuk problemnya," kata Tito.

Diakhir penyampaiannya, Tito berharap Pemerintah Daerah yang angka inflasi nya tinggi untuk segera menekankan angka inflasi sehingga harga - harga barang bisa stabil.

" kerja keras Pemerintah Daerah sangat diperlukan melalui berbagai rangkaian intervensi, semoga apa yang kita harapkan bersama bisa terjalani dengan semaksimal mungkin," harap tito.