Harga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal
KAMPAR – Kabar gembira kembali menghampiri para petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk pola Kemitraan Swadaya kembali mengalami kenaikan signifikan pada periode 15–21 Juli 2026 (Penetapan No. 25).
Kenaikan beruntun ini memperkuat optimisme Pemerintah Kabupaten Kampar dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani lokal.
Berdasarkan data terbaru dari Tim Penetapan Harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi Riau, harga TBS sawit swadaya untuk tanaman berumur sembilan tahun ditetapkan sebesar Rp3.832,75 per kilogram. Angka tersebut melonjak naik sebesar Rp36,70 per kilogram dibandingkan periode seminggu sebelumnya.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar, Marahalim, melalui Kepala Bidang Usaha Perkebunan, Helvizar, menyatakan bahwa fluktuasi positif ini dipicu oleh kokohnya harga komoditas pendukung di pasar.
Pada periode ini, harga Minyak Sawit Mentah (CPO) tercatat berada di level Rp15.602,00 per kilogram, diikuti harga inti sawit (kernel) sebesar Rp14.115,00 per kilogram, dan harga cangkang Rp23,11 per kilogram, dengan Indeks K sebesar 92,45 persen serta BOTL 0,44 persen.
"Harga kesepakatan baru ini berlaku resmi mulai Rabu, 15 Juli hingga Selasa, 21 Juli 2026. Seluruh perusahaan mitra di Riau diwajibkan mematuhi nominal tersebut saat membeli hasil panen dari petani swadaya," kata Helvizar.
Pemerintah Kabupaten Kampar kembali mengingatkan para petani swadaya untuk konsisten menjaga kualitas pemeliharaan dan pascapanen tanaman. Dengan kualitas buah yang prima dan sesuai standar pabrik, petani dipastikan akan mendapatkan keuntungan maksimal sesuai dengan ketetapan harga tertinggi dari pemerintah.




Komentar Via Facebook :