Jaga Kelestarian Budaya Tradisional, Pemda Kampar Agendakan Setiap Tahun Perlombaan Pacu Sampan
KAMPAR – Salah satu bentuk menjaga kelestarian budaya tradisional yang telah lama menjadi kebanggan masyarakat Kampar, yaitu perlombaan Pacu Sampan yang di taja oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kampar.
Perlombaan Sampan tersebut di gelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kampar Ke-76 Tahun 2026.
Sebelumnya, kegiatan perlombaan sampan itu sempat tertunda karena berdekatan dengan bulan suci Ramadhan. Setelah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri berlalu, Pemda Kampar tetap berupaya merealisasikannya.
Acara di gelar dari Hari Jumat 03 sampai dengan 05 April 2026. Dimana agenda perlombaan sampan ini menjadi agenda tahunan yang akan dilaksanakan.
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar meninjau sekaligus menyaksikan secara langsung perlombaan pacu sampan yang digelar di tepian Sungai Kampar di Desa Pulau Lawas pada sore hari, tepatnya di Jembatan Waterfront City (WFC) Bangkinang, Sabtu (04/04/26).
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi, dengan sorak sorai yang menggema di sepanjang tepian sungai saat para peserta berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengayuh sampan.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Kampar tampak berbaur dengan masyarakat, menyapa serta bercengkrama dengan warga yang hadir menyaksikan perlombaan. Suasana penuh keakraban pun tercipta, mencerminkan kedekatan antara pemimpin daerah dengan masyarakatnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pacu sampan yang dinilai mampu mempererat tali silaturahmi serta menjaga nilai-nilai budaya lokal agar tetap lestari.
“Pacu sampan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga merupakan warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Selain itu, kegiatan ini juga memiliki potensi besar dalam menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Beliau juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin dikembangkan, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Perlombaan pacu sampan di Sungai Kampar tersebut berlangsung dengan lancar, penuh semangat sportivitas, serta menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang menikmati suasana sore di tepian sungai.
Sementara itu, Plt Kadispora Kampar, Helmi SH. MH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan. Walaupun sempat tertunda karena berdekatan dengan bulan suci Ramadhan, Pemda Kampar tetap berupaya merealisasikan.
"Ini adalah bentuk komitmen kita dalam memberikan hiburan positif bagi masyarakat, sekaligus menyambut bulan mulia dengan semangat kebersamaan yang diikuti sebanyak 28 tim dari Kecamatan," pungkasnya. (Adv)




Komentar Via Facebook :