TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Kunker DPR RI Pengawasan BUMD dan Perbankan, Sekda Kampar: Perkuat Kebijakan Arah Ekonomi Daerah

Kunker DPR RI Pengawasan BUMD dan Perbankan, Sekda Kampar: Perkuat Kebijakan Arah Ekonomi Daerah

PEKANBARU - Kunjungan Kerja Spesifik Komisi ll DPRD RI, Taufan Pawe di Riau dalam rangka pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Perbankan Daerah di hadiri Bupati Kampar, Ahmad Yuzar yang diwakili Pj Sekda, Ardi Mardiansyah dengan didampingi Kabag Ekonomi, Purwoko yang digelar di Menara Dang Merdu BRKS Pekanbaru, Kamis (02/04/26).

Pada forum penting itu, membahas upaya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi kinerja BUMD serta peran perbankan daerah dalam mendukung pembangunan.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menjadi pembicara utama menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan sektor perbankan dalam menciptakan kemandirian fiskal daerah.

Ia menyampaikan bahwa potensi ekonomi daerah harus terus digali dan dikelola secara profesional agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, memberikan catatan kritis sekaligus menawarkan solusi dari sisi regulasi.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh terus-menerus terjebak dalam zona nyaman ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

Ia mendorong agar daerah berani melakukan inovasi kebijakan serta memperkuat peran BUMD sebagai instrumen penggerak ekonomi lokal.

“Daerah harus memiliki keberanian untuk mandiri, dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. BUMD dan perbankan daerah harus menjadi lokomotif dalam meningkatkan PAD,” tegasnya.

Pj Sekda Kampar, Ardi Mardiansyah, menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat arah kebijakan ekonomi daerah.

Ia menekankan komitmen Pemkab Kampar dalam meningkatkan kinerja BUMD melalui tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional.

Pertemuan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara Komisi II DPR RI dan para perwakilan pemerintah daerah se-Provinsi Riau, yang menyampaikan berbagai tantangan serta peluang dalam pengelolaan BUMD dan peningkatan PAD.

"Melalui kunjungan kerja spesifik ini, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang konkret dan aplikatif, sehingga BUMD dan perbankan daerah mampu berkontribusi lebih besar dalam memperkuat kemandirian fiskal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah," pungkasnya. (Adv)