https://www.lenteranews.co

Ketua LKA Luhak Kepenuhan ajak Seluruh Luhak Dukung Perjuangan Masyarakat Adat Rantau Kasai

Ketua LKA Luhak Kepenuhan ajak Seluruh Luhak Dukung Perjuangan Masyarakat Adat Rantau Kasai

 

Kepenuhan - Kisruh yang terjadi di Rantau Kasai Desa Tambusai Utara terkait Hak Hak Masyarakat Adat yang telah diatur dalam Undang Undang sampai saat ini masih dalam perjuangan Anak Kemenakan Suku Melayu Rantau Kasai, menjadi perhatian serius dari beberap Luhak.

Sebelumnya dukungan telah disampaikan oleh Luhak Rambah dan  kini Luhak Kepenuhan juga memberikan dukungan yang sama terhadap  Perjuangan Masyarakat Adat Suku Mekayu Rantau Kasai dalam mendapatkan  Hak Hak Adat di wilayahnya.

Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak  Kepenuhan  Drs H.Efendi  R dengan gelar Datuk Bendaharo bersama Pengurus LKA Luhak Kepenuhan H Ruslan  gelar Datuk Mo Indo H Rasyid  gelar Sutan Ibrahim,M Tamrin gelar Paduko Jalelo dan Azwan gelar Datuk Angku Rang Kayo Maharajo.Pada kesempatan tersebut disampaikan Ketua LKA Luhak Kepenuhan  bahwa Perjuangan Masyarakat  Rantau Kasai untuk memdapatkan Hak Hak Adat patut di Apreseasi dan didukung dari semua Luhak yang ada dan sebagai Pemangku Adat jangan mau di adu domba oleh kepentingan Coorporate atau perusahaan yang hanya  mencari  keuntungan semata dan hal tersebit sangat berbeda jika dikelola oleh masyarakat setempat tentunya  mempriotas untuk kesejahtraan maayarakat  bersama..

"Kami sudah melihat program program Masyarakat Adat Melayu Rantau Kasai jika Hak Adat tersebut bisa dikelolanya banyak mamfaat yang bisa didapat seperti  terbuka  lowongan pekerjaan untuk anak kemenakan,sosial keagamaan, dan bantuan  biaya pendidikan program.program yang baik ini perlu kita sukung,"ujar Ketua LKA Luhak Kepenuhan Drs H Efendi R gelar Datuk Bendaharo.

Kemudian dikatakan Ketua LKA Luhak Kepenuhan terkait silang pendapat  antara Masyarakat Adat Rantau Kasai  dengan Luhak Tambusai yang masing meng Klaim siapa yang lebih merasa memiliki atas hak adat tesebut harapannya supaya  diselesaikan dengam kepala dingin secara musyawarah mufakat  dan jangan ada intervensi dari pihak pihak lain yang berakibat terjadi  benturan diantara sesama anak kemenakan. 

Dijelaskannya Setiap Nogori ada Penguasanya  dimana Bumi di Pijak di situ Langit  di Junjung kalau lah Bumi Rantau Kasai biarlah Orang Rantau Kasai yang mengurusnya kecuali jika mereka tidak mampu atau butuh bantuan baru turun  secara bersama dan  mengajak oara pemangku Adat yang ada di Kabupaten Rokan Hulu agar menjadikan lembaga adat ini tempat saling bersilaturahmi  sesama anak kemenakan dan jangan terprovokasi oleh kepentngan kepentingan tertentu yang bisa merusak tatanan adat yang sudah ada.

'harapan kami terkait permasalahan Hak Adat ini mari diselesaikan secara dingin dam masing pihak bisa menurunkan ego agar kita tidak dimamfaatkan oleh pihak pihak lain  untuk kepentingan mereka sementara kita sesama Anak Kemenakan terpecah belah,"harapnya.(hnf)
 

Komentar Via Facebook :