Kapolda Riau dan Tokoh Rantau Kasai Sepakat Jaga Stabilitas
ROHUL -Kapolda Riau Hery Heryawan bersama Danrem 031/Wira Bima Agustatinus Sitepu dan Kapolres Rokan Hulu menggelar temu ramah dengan tokoh masyarakat Rantau Kasai, Sariman S, serta para pucuk suku Melayu Rantau Kasai, Senin (16/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog terbuka tersebut membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Riau, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi wadah diskusi bersama untuk mencari solusi terbaik agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada.
“Semua pihak tentu menginginkan situasi yang aman dan damai. Karena itu, dialog dan komunikasi harus terus dikedepankan,” ujarnya.
Paparan Tokoh Rantau Kasai
Pada kesempatan tersebut, utusan Rantau Kasai, Sariman, memaparkan bahwa perjuangan masyarakat telah dimulai jauh sebelum masuknya pihak PKH dan Agrinas. Ia menjelaskan, akar persoalan berawal dari permintaan kepada PT Tor Ganda agar memenuhi kesamaan hak sebagai mitra lainnya sebesar 40 persen.
Menurut Sariman, saat persoalan dengan PT Tor Ganda belum selesai, pihak PKH masuk dan memasang plang tanpa mencantumkan luasan areal. Hal itu kemudian diklarifikasi oleh pihak Rantau Kasai kepada PKH di Kejati Riau.
Dalam klarifikasi tersebut, disampaikan bahwa areal dimaksud bukan merupakan Hutan Lindung (HL), melainkan Hutan Produksi Konversi (HPK). Disebutkan pula bahwa pihak PKH sepakat terkait status tersebut.
Namun setelah pertemuan di Kejati Riau, tanpa koordinasi lanjutan, pihak Agrinas masuk dengan mengatasnamakan negara dan memberikan label “penjarah” terhadap perjuangan masyarakat Rantau Kasai. Bahkan, menurut Sariman, Agrinas menyerahkan areal tersebut kepada LKA Luhak Tambusai yang dinilai memicu potensi pembenturan sesama anak bangsa.
Situasi tersebut kemudian berujung pada insiden pembakaran pos-pos jaga di areal anak kemenakan Rantau Kasai.
Imbauan Kapolda: Kedepankan Dialog
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Riau mengimbau masyarakat Rantau Kasai agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap mengedepankan jalur dialog dalam mencari penyelesaian.
Ia juga berjanji akan membantu mencarikan solusi terbaik atas permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat, dengan tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Riau.
Sementara itu, Sariman menegaskan bahwa masyarakat Rantau Kasai akan tetap melaksanakan aktivitas di areal yang selama ini dikelola secara normal, sembari menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan terkendali.
Kapolda Riau menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh pihak pada dasarnya menginginkan solusi terbaik demi terciptanya kedamaian dan ketertiban bersama di Bumi Lancang Kuning. [Hnf]





Komentar Via Facebook :