TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Rakit Tenggelam di Sungai Rokan, Bupati Rohul Ambil Langkah Cepat

Rakit Tenggelam di Sungai Rokan, Bupati Rohul Ambil Langkah Cepat

Ujungbatu – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rokan Hulu bergerak cepat menindaklanjuti insiden tenggelamnya rakit penyeberangan di aliran Sungai Rokan, tepatnya di wilayah Desa Sukadamai, Kecamatan Ujungbatu, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Terminal Ujungbatu, Saudara Andi, serta hasil konfirmasi lapangan dengan Kepala Desa Sukadamai, diketahui bahwa rakit penyeberangan tersebut tengah mengangkut penumpang dari  Desa Sukadamai menuju Desa Pematang Tebih saat kejadian berlangsung.

Saat rakit hampir merapat di tepi sungai, rakit tersebut mengalami kebocoran dan diduga kelebihan muatan. Namun berkat kesigapan operator rakit dan bantuan warga sekitar, seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa.

“Alhamdulillah, seluruh penumpang selamat. Ini berkat respon cepat operator dan masyarakat setempat yang langsung melakukan evakuasi,” ujar Kepala Terminal Ujungbatu, Andi, melalui laporan resminya kepada Dishub Rohul.

Dari data di lapangan, terdapat sepuluh unit sepeda motor (Honda) yang sempat tenggelam. Berkat kerja sama warga dan petugas, seluruh kendaraan berhasil diangkat dan langsung dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hulu langsung mengambil langkah tegas dan preventif. Melalui arahan Kadis Perhubungan, seluruh operator rakit penyeberangan diimbau tidak mengangkut penumpang maupun kendaraan melebihi kapasitas muatan, yang telah ditetapkan maksimal 6 hingga 7 unit sepeda motor per perjalanan.

Selain itu, Dishub juga menegaskan agar operator selalu memastikan kondisi fisik rakit dalam keadaan laik dan aman sebelum dioperasikan, serta memperhatikan aspek keselamatan bagi penumpang maupun operator.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Operator wajib memeriksa kondisi rakit dan memastikan tidak terjadi kelebihan muatan. Ini menjadi evaluasi penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kadis Perhubungan Rohul, melalui Kabid Ari Gunadi.

Sebagai tindak lanjut, Dishub Rohul bersama pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan operator rakit akan segera menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanggulangan kerugian penumpang, perbaikan sarana penyeberangan, serta penyusunan langkah-langkah peningkatan keselamatan transportasi air di wilayah tersebut.

“Kita akan duduk bersama semua pihak untuk mencari solusi terbaik, termasuk pembahasan penanggulangan kerugian yang dialami penumpang. Prinsipnya, semua pihak berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa penyeberangan,” tambah Ari Gunadi.

Dishub Rohul juga berencana memperkuat pembinaan dan pengawasan berkelanjutan terhadap seluruh operator rakit di berbagai titik penyeberangan di Kabupaten Rokan Hulu. Langkah ini diambil untuk meningkatkan disiplin, kesadaran keselamatan, dan pelayanan publik yang berstandar tinggi.

“Insiden ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin berhati-hati dan disiplin dalam operasional transportasi. Kami mengapresiasi sinergi cepat antara aparat desa, operator, dan masyarakat yang telah membantu penanganan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu, H. Anton, ST, MM, menyampaikan rasa prihatin dan syukur atas tidak adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas penyeberangan sungai.

“Kami turut prihatin atas peristiwa ini. Kepada seluruh masyarakat, kami mengingatkan agar senantiasa mengedepankan kehati-hatian dan keselamatan. Alhamdulillah, situasi telah tertangani dengan baik, dan kita harapkan dalam waktu dekat aktivitas penyeberangan akan kembali normal sepenuhnya,” ujar Bupati Anton.

Tak hanya itu, Bupati juga menghimbau kepada Para Operator agar dapat mematuhi aturan dan ketentuan serta menyiapkan Rompi Pelampung bagi penumpang, dengan maksud lebih mengutamakan keselamatan para penumpang.

Bupati juga menambahkan bahwa pembangunan jembatan Ujungbatu yang saat ini sedang dalam tahap akhir perbaikan diperkirakan akan kembali dapat digunakan pada akhir Oktober 2025, sehingga arus transportasi warga dapat kembali lancar dan aman.

Dengan langkah cepat Dishub, dukungan pemerintah daerah, serta kesadaran masyarakat, aktivitas penyeberangan di Sungai Rokan kini telah kembali berjalan normal dengan pengawasan yang lebih ketat dari petugas lapangan.

Sebagai informasi, saat ini Operator sedang dimintai keterangan oleh pihak Polsek Ujungbatu dan juga akan dilakukan olah TKP.(Kominfo).