TERKINI
Direktur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak Dungun

Bupati Rohul Matangkan Rencana Ubah Pasar Modern Jadi Pusat Bisnis & Kuliner

Bupati Rohul Matangkan Rencana Ubah Pasar Modern Jadi Pusat Bisnis & Kuliner

Rokan Hulu – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, ST, MM memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pemanfaatan Pasar Modern yang akan dikembangkan sesuai dengan kategorinya, Rabu (20/8/2025) di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati.

Dalam rapat tersebut, Bupati Anton menjelaskan bahwa aset milik Pemda berupa Pasar Modern yang terletak di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, dan dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Rokan Hulu Jaya (RHJ), ke depan akan dioptimalkan pemanfaatannya. Hal ini mengingat masih banyak ruang (space) di bangunan tersebut yang belum digunakan secara maksimal.

“Pasar Modern ini akan kita tata ulang. Posisi perdagangan akan diatur kembali sesuai jenisnya sehingga lebih tertib dan memudahkan masyarakat berbelanja serta bertransaksi,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Anton memaparkan rencana pemanfaatan gedung Pasar Modern yang memiliki tiga lantai. Nantinya, lantai 1 akan digunakan sebagai area perkantoran, lantai 2 dimanfaatkan untuk perhotelan, sementara lantai 3 akan difokuskan untuk pusat kuliner dan kegiatan usaha lainnya.

Namun demikian, Bupati juga menegaskan agar setiap kebijakan yang diambil tetap memperhatikan aspek hukum. “Apabila dalam perubahannya menimbulkan keraguan hukum, maka segera lakukan koordinasi dengan BPKP agar langkah yang diambil benar-benar bijak dan tepat,” tegasnya.Anton berharap, dengan pengelolaan yang baik dan profesional, Pasar Modern ini nantinya dapat menarik lebih banyak pengunjung serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rohul.

Rakor ini turut dihadiri Asisten II Setda Rohul Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si, Kepala BPKAD El Bizri, Kepala Bapenda Margono, Kepala Bappeda Drs. H. Yusmar, M.Si, Kadis Perkim Desmadiana, Direktur Perumda RHJ Imran Tambusai, Direksi Keuangan RHJ Husni Budiman, Kabag Hukum H. Erinaldi, SH, MH, serta Kabag Ekonomi Quspedra Aflah, S.Sos, M.IP. (kominfo).