TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Bupati Rohul Matangkan Rencana Ubah Pasar Modern Jadi Pusat Bisnis & Kuliner

Bupati Rohul Matangkan Rencana Ubah Pasar Modern Jadi Pusat Bisnis & Kuliner

Rokan Hulu – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, ST, MM memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pemanfaatan Pasar Modern yang akan dikembangkan sesuai dengan kategorinya, Rabu (20/8/2025) di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati.

Dalam rapat tersebut, Bupati Anton menjelaskan bahwa aset milik Pemda berupa Pasar Modern yang terletak di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, dan dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Rokan Hulu Jaya (RHJ), ke depan akan dioptimalkan pemanfaatannya. Hal ini mengingat masih banyak ruang (space) di bangunan tersebut yang belum digunakan secara maksimal.

“Pasar Modern ini akan kita tata ulang. Posisi perdagangan akan diatur kembali sesuai jenisnya sehingga lebih tertib dan memudahkan masyarakat berbelanja serta bertransaksi,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Anton memaparkan rencana pemanfaatan gedung Pasar Modern yang memiliki tiga lantai. Nantinya, lantai 1 akan digunakan sebagai area perkantoran, lantai 2 dimanfaatkan untuk perhotelan, sementara lantai 3 akan difokuskan untuk pusat kuliner dan kegiatan usaha lainnya.

Namun demikian, Bupati juga menegaskan agar setiap kebijakan yang diambil tetap memperhatikan aspek hukum. “Apabila dalam perubahannya menimbulkan keraguan hukum, maka segera lakukan koordinasi dengan BPKP agar langkah yang diambil benar-benar bijak dan tepat,” tegasnya.Anton berharap, dengan pengelolaan yang baik dan profesional, Pasar Modern ini nantinya dapat menarik lebih banyak pengunjung serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rohul.

Rakor ini turut dihadiri Asisten II Setda Rohul Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si, Kepala BPKAD El Bizri, Kepala Bapenda Margono, Kepala Bappeda Drs. H. Yusmar, M.Si, Kadis Perkim Desmadiana, Direktur Perumda RHJ Imran Tambusai, Direksi Keuangan RHJ Husni Budiman, Kabag Hukum H. Erinaldi, SH, MH, serta Kabag Ekonomi Quspedra Aflah, S.Sos, M.IP. (kominfo).