TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Dinas Sosial P3A Rohul Gelar Sosialisasi Pesantren Ramah Anak dan RIRA di Negeri Seribu Suluk

Dinas Sosial P3A Rohul Gelar Sosialisasi Pesantren Ramah Anak dan RIRA di Negeri Seribu Suluk

Rohul – Dinas Sosial P3A Kabupaten Rokan Hulu menggelar sosialisasi Pesantren Ramah Anak dan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) pada Rabu, (13/08/2025) di Sapadia Hotel.

Kegiatan ini dihadiri secara luring oleh 20 peserta dan daring oleh 36 peserta, terdiri dari perwakilan Kementerian Agama Kab. Rokan Hulu, pondok pesantren, dan pengurus masjid.

Turut hadir Kepala Dinas Sosial P3A Rokan Hulu April Liyadi, SE., M.Si., Kepala Dinas P3A Provinsi Riau Hj. Fahriza, SH., MH., dan Ns. Anggi Wahyuni selaku Kepala Seksi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Pendidikan di PUSPAGA Provinsi Riau.

Dalam arahannya, April Liyadi menjelaskan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang berfokus pada pengajaran agama dan pembentukan karakter santri. Pesantren Ramah Anak, lanjutnya, adalah konsep yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sekaligus melindungi mereka dari kekerasan dan diskriminasi.

“Pesantren ramah anak melibatkan kebijakan internal yang berpihak pada anak, fasilitas pendukung, serta pengawasan dan pembinaan dari para pengasuh,” ujarnya.

April menambahkan, meski pesantren saat ini semakin diminati masyarakat sebagai tempat memperdalam ilmu agama dan memperbaiki akhlak, fenomena perundungan (bullying) dan kekerasan yang terjadi di sebagian pesantren belakangan ini menjadi perhatian serius. “Hal-hal seperti ini tidak seharusnya terjadi di lingkungan pendidikan agama,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pesantren dan rumah ibadah di Rokan Hulu dapat menjadi tempat yang benar-benar ramah anak, sehingga mampu mencetak generasi berakhlak mulia dan terlindungi hak-haknya (MC Diskominfo Rohul).