TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Pemkab Bengkalis Ikuti Sosialisasi Pembangunan SPPG Secara Daring Dalam Dukung Program Pusat

Pemkab Bengkalis Ikuti Sosialisasi Pembangunan SPPG Secara Daring Dalam Dukung Program Pusat

BENGKALIS – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat serta meningkatkan kualitas pelayanan gizi di fasilitas kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengikuti Sosialisasi Pembangunan Satuan Pembangunan Pelayanan Gizi (SPPG) secara daring, Jumat, 18 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Hang Jebat, Kantor Bupati Bengkalis.

Sosialisasi ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian. Dalam sesi pemaparan utama, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyampaikan pedoman teknis pembangunan SPPG, yang mencakup tata kelola kelembagaan, standar sarana dan prasarana, kompetensi SDM, serta indikator pemantauan yang harus dipenuhi.

Dadan menegaskan bahwa untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terdapat tiga faktor utama yang harus dipersiapkan: anggaran, sumber daya manusia, dan infrastruktur. Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melakukan koordinasi untuk sinkronisasi kebijakan MBG dan mendirikan SPPG di wilayah masing-masing.

“Pembangunan SPPG merupakan langkah strategis dalam menanggulangi masalah gizi seperti stunting, wasting, dan obesitas. Nantinya, satuan ini akan menjadi pilar penting dalam layanan gizi yang promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif,” tegas Dadan.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan harapan agar sosialisasi ini mampu memberikan pemahaman komprehensif kepada seluruh pemerintah daerah. Dengan begitu, proses pembangunan SPPG dapat berjalan optimal serta terintegrasi dalam sistem layanan kesehatan nasional.

Di samping itu, Tito juga mengingatkan tentang rencana peluncuran Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat, serta persiapan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80. Ia menekankan pentingnya dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah dan berharap ke depan kegiatan nasional dapat dihadiri bersama dalam satu ruangan secara langsung.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Setda Bengkalis, H. Khairi Fahrizal, menyatakan kesiapan Pemkab Bengkalis dalam mendukung penuh program Pemerintah Pusat.

“Kami siap menyusun rencana pembangunan SPPG sesuai arahan, dan juga siap menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80,” ujar Khairi Fahrizal.

Sosialisasi ini diakhiri dengan ajakan kepada seluruh daerah untuk segera menyusun rencana aksi pembangunan SPPG berdasarkan kebutuhan dan kondisi lokal masing-masing.

Turut hadir mengikuti sosialisasi ini, Kabag Ekonomi Setda Bengkalis H. Khairi Fahrizal, Plt. Kadis Koperasi dan UMKM Ismail, Kabid Aset BPKAD Ikrammuddin, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Jessica Febrina, serta para pejabat koordinator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab Bengkalis. (Inf/Rhmt)