TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Wujudkan Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Bengkalis Rakor HLM dan TPID 2025

Wujudkan Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Bengkalis Rakor HLM dan TPID 2025

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi High Level Meeting (Rakor HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rabu, 28 Mei 2025, di Ruang Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis. Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mewakili Bupati Kasmarni.

Mengangkat tema “Pengendalian Inflasi Daerah dalam Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha 1446 H dan MTQ ke-43 Provinsi Riau”, Rakor ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mengendalikan laju inflasi menjelang momentum penting tersebut.

"Kami menyambut baik Rakor ini sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok. Inflasi yang terkendali adalah fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ujar Wabup Bagus.

Dalam paparannya, Bagus mengingatkan pentingnya penerapan strategi 4K dalam pengendalian inflasi, yaitu:

1. Keterjangkauan harga
2. Ketersediaan pasokan
3. Kelancaran distribusi
4. Komunikasi efektif

Bagus juga mengutip Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2017, yang menetapkan tugas utama TPID, meliputi pengumpulan data perkembangan harga, penyusunan kebijakan pengendalian inflasi, penguatan sistem logistik, hingga koordinasi dengan TPID provinsi dan pusat.

"Kami meminta seluruh anggota TPID dan pihak terkait untuk bekerja secara sinergis, menyusun langkah strategis dan responsif dalam menghadapi potensi kelangkaan serta lonjakan harga pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor mutlak dibutuhkan untuk memastikan stabilitas harga sembako, distribusi logistik yang lancar, serta kesiapan infrastruktur pendukung agar masyarakat tidak panik menjelang hari besar nasional.

Turut hadir dalam Rakor ini antara lain perwakilan dari Dandim 0303 Bengkalis, Kapolres Bengkalis, Kejaksaan Negeri Bengkalis, BPS Bengkalis, Biro Ekonomi Provinsi Riau, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (Inf/Rhmt)