TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Wujudkan Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Bengkalis Rakor HLM dan TPID 2025

Wujudkan Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Bengkalis Rakor HLM dan TPID 2025

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi High Level Meeting (Rakor HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rabu, 28 Mei 2025, di Ruang Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis. Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mewakili Bupati Kasmarni.

Mengangkat tema “Pengendalian Inflasi Daerah dalam Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha 1446 H dan MTQ ke-43 Provinsi Riau”, Rakor ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mengendalikan laju inflasi menjelang momentum penting tersebut.

"Kami menyambut baik Rakor ini sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok. Inflasi yang terkendali adalah fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ujar Wabup Bagus.

Dalam paparannya, Bagus mengingatkan pentingnya penerapan strategi 4K dalam pengendalian inflasi, yaitu:

1. Keterjangkauan harga
2. Ketersediaan pasokan
3. Kelancaran distribusi
4. Komunikasi efektif

Bagus juga mengutip Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2017, yang menetapkan tugas utama TPID, meliputi pengumpulan data perkembangan harga, penyusunan kebijakan pengendalian inflasi, penguatan sistem logistik, hingga koordinasi dengan TPID provinsi dan pusat.

"Kami meminta seluruh anggota TPID dan pihak terkait untuk bekerja secara sinergis, menyusun langkah strategis dan responsif dalam menghadapi potensi kelangkaan serta lonjakan harga pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor mutlak dibutuhkan untuk memastikan stabilitas harga sembako, distribusi logistik yang lancar, serta kesiapan infrastruktur pendukung agar masyarakat tidak panik menjelang hari besar nasional.

Turut hadir dalam Rakor ini antara lain perwakilan dari Dandim 0303 Bengkalis, Kapolres Bengkalis, Kejaksaan Negeri Bengkalis, BPS Bengkalis, Biro Ekonomi Provinsi Riau, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (Inf/Rhmt)