TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Dishub Kampar Turun Awasi dan Amankan Jalan Lintas Yang Anjlok di Desa Tanjung Alai

Dishub Kampar Turun Awasi dan Amankan Jalan Lintas Yang Anjlok di Desa Tanjung Alai

KAMPAR - Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Refrizal mengerahkan personil untuk mengawasi dan mengamankan jalan lintas yang banjir dan menyebabkan anjloknya poros jalan lintas Riau-Sumbar, tepatnya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Jum'at (13/9/24).

Adapun pasca banjir yang melanda, telah digunakan jembatan bailey di jalan lintas Riau-Sumbar yang berada di desa Tanjung alai tersebut.

"Semenjak minggu lalu, personil Dishub Kampar bersama Satlantas Polres Kampar telah melakukan penertiban di jalan lintas Riau-Sumbar dengan pola buka tutup yang menyebabkan terjadinya kemacetan," kata Refrizal.

Namun, lanjutnya, setelah sebelumnya pemberlakuan buka tutup jalan, kini Alhamdulillah sudah mulai digunakan jembatan Bailey.

"Dengan harapan untuk lebih memperlancar arus lalu lintas di jalan lintas Riau-Sumbar tersebut," bebernya.

Ia mengemukakan, meskipun demikian, lancar yang dimaksudkan tentu jauh dari kata penggunaan jalan seperti normalnya.

"Masih terjadi penumpukan antrian beberapa kendaraan tampak di jalan lintas tersebut," ucap Refrizal.

Ia berharap, jalan lintas Riau-Sumbar tersebut ke depan dapat digunakan kembali dan pengguna jalan bisa berjalan lancar 

"Semoga ke depan jalan lintas Riau-Sumbar dapat kembali digunakan sebagaimana biasanya agar perjalanan pengguna jalan lebih nyaman dan aman," pungkas Refrizal.