TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Akses Jalan di Desa Muara Dilam Rohul Memprihatinkan, Kades Minta Pihak Terkait Untuk di Perhatikan

Akses Jalan di Desa Muara Dilam Rohul Memprihatinkan, Kades Minta Pihak Terkait Untuk di Perhatikan

ROHUL - Kepala Desa Muara Dilam, Hilmi, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul menerima kunjungan silaturahmi dengan Insan Pers tentang seputar pembangunan di daerah tersebut, Selasa (13/08/24).

Adapun pertemuan dengan Kades bersama insan pers itu, disambut hangat dan sempat lama berdiskusi.

Kades Muara Dilam, Hilmi menyampaikan kepada insan pers supaya Desa Muara Dilam tersebut diperhatikan oleh pihak terkait  terutama akses ruas jalan yang ada di Desa Muara dilam.

"Karena dengan keadaan jalan seperti saat ini sangatlah berdampak kepada perekenomian masyarakat," kata Kades Dilam dalam diskusinya bersama awak media.

Ia juga menjelaskan, selama ini jika ruas jalan sudah sangat memprihatinkan, yang bisa dilakukan hanyalah meminta bantuan kepada perusahaan yang berada di Desa Muara Dilam ini.

"Kita tidak mungkin selamanya meminta bantuan kepada Perusahaan, dikarenakan akses yang dilalui perusahaan tersebut tidak melalui jalan Desa melainkan ada jalan Perusahaan itu sendiri," pungkasnya. ***( Hanafie)