TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Antisipasi PPS dan Distribusi Logistik Pemilu 2024 Daerah Rawan Banjir, KPU Kampar Melaksanakan FGD

Antisipasi PPS dan Distribusi Logistik Pemilu 2024 Daerah Rawan Banjir, KPU Kampar Melaksanakan FGD

KAMPAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar melaksanakan kegiatan Forum Group Discusion (FGD) bertempat di Aula Kantor Bupati, Senin (5/2/24).

Adapun kegiatan itu dilaksanakan dalam antisipasi Pemungutan Suara Susulan (PSS) untuk daerah rawan banjir dan Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024.

Kegiatan itu di Pimpin langsung Ketua KPU Kampar, Maria Aribeni, Pj Sekda Kampar, Yusri, Bawaslu Kampar, Unsur Forkopimda, Partai Politik dan lainnya.

Ketua KPU Kampar, Maria Aribeni dalam pemaparannya menyampaikan bahwa, dari 33 desa yang berdampak banjir terdapat sebanyak 122 TPS yang berdampak banjir.

"Dari hasil pemetaan, terdapat sebanyak 99 TPS dipetakan sudah surut dan ada 10 TPS berdampak banjir tapi bisa digeser, serta ada 13  TPS tidak bisa digeser kemanapun khusus Kecamatan Siak Hulu.

Ia menuturkan, jumlah pemilih di TPS yang rawan banjir di kecamatan Siak Hulu terdapat 3 Desa yaitu, Desa Lubuk Siam sebanyak 1222 DPT, Desa Buluh Cina sebanyak 1234 DPT, serta Desa Tanjung Balam terdapat sebanyak 570 DPT.

Maria Aribeni menjelaskan, dalam pendistribusian logistik sendiri meliputi tiga kategori. Pertama kategori wilayah jauh disalurkan pada H-5 sebanyak 7 kecamatan, kemudian untuk kategori sedang atau menengah rencana disalurkan pada 10 Februari 2024.

"Ini mencakup wilayah Tapung Raya, serta wilayah dekat rencana 11 Februari mulai Kecamatan Tambang sampai XIII Koto Kampar," ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Kampar, Yusri pada kesempatannya menyampaikan bahwa, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dalam ikut mensukseskan Pemilihan Umum 2024, pihaknya siap memfasilitasi pendistribusian logistik daerah rawan banjir.

Ia mengatakan, untuk pelaksanaan pemilu Pemda Kampar telah menerima laporan apabila ada kendala terkait kendaraan pendistribusian logistik yang rawan banjir dan jalur sulit, pemda kampar akan mempersiapkan mobil roda empat atau doble gardan sebagai bentuk antisipasi terhadap PSS.

"Dari 21 Kecamatan di kabupaten kampar terdapat 33 Desa, dan Kelurahan berdampak banjir dari 11 Kecamatan yang ada di Kampar," katanya.

Ia mengemukakan, yang perlu menjadi catatan bersama adalah mulai pelaksanaan atau tempat-tempat pemungutan suara, sebab saat ini masih terjadi curah hujan yang tinggi dan akan berdampak banjir.

“Melihat hal di atas, perlu kolaborasi bersama pemerintah, KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan pihak lainnya untuk terus kita kawal, mulai dari pendistribusian logistik sampai pemilu nantinya," pungkasnya.