TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Camat Tapung Hilir Nurmansyah: Saya dan Camat di Kampar Ini ASN, Kami Harus Netral

Camat Tapung Hilir Nurmansyah: Saya dan Camat di Kampar Ini ASN, Kami Harus Netral
foto : Camat Tapung Hilir, Nurmansyah Johan S.STP

KAMPAR - Camat Tapung Hilir, Nurmansyah Johan mengatakan sebagai Apartur Sipil Negara (ASN) akan bersikap netral pada pemilu 14 Febuari nanti. Ia pun menyebut tidak pernah ditekan oleh pihak manapun untuk memilik caleg maupun capres tertentu.

"Apalagi katanya, pimpinan kami menekan camat dan kades untuk menangkan kandidat tertentu. Jelas itu tidak benar. Tidak pernah pimpinan menekan atau mengintervensi kami untuk mencari suara dalam pemilu nanti," ujar Nurmansyah Johan, Sabtu (3/2/2024). Penegasan ini, sebut Nurmansyah juga sebagai bantahan terhadap isu yang menyebut para camat di Kampar ditekan untuk memenangkan caleg dan capres tertentu.

"Saya dan camat-camat di Kampar ini adalah ASN. Kami harus netral. Kami tak akan ikut memenangkan caleg maupun capres tertentu," ucap Nurmansyah. 

Nurman mengakui, mendengar informasi tentang adanya pihak tertentu yang meminta untuk dicarikan suara pada camat maupun kades, sehingga membuat beberapa camat dan kades-kades ingin mundur massal. Menurut dia informasi Itu adalah kabar bohong tidak berdasar.

"Kami para camat saat ini fokus menangani banjir. Selain itu kami juga fokus menyukseskan agenda daerah, peringatan HUT Kampar dan memastikan pemilu aman, damai dan lancar," imbuhnya.

Sebelumnya, beredar informasi salah satu portal berita yang memuat pengakuan camat dan kepala desa yang mengaku mendapat tekanan untuk mencarikan suara untuk caleg dan capres tertentu. Namun, dalam berita itu tidak memuat nama camat maupun kades yang mengaku ditekan.

Jika berpedoman pada Pasal 24 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 menyebut kewajiban dari PNS adalah menjunjung netralitas ASN. ASN adalah sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik, yang harus mempererat serta mempersatukan bangsa.

Pasal 9 ayat (2) UU ASN secara tegas menyebutkan pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik manapun.***