TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Bantah Adanya Tekanan Mundur Massal, Musnaini: Saya Membahas Banjir di Gunung Sahilan

Bantah Adanya Tekanan Mundur Massal, Musnaini: Saya Membahas Banjir di Gunung Sahilan

KAMPAR - Membicarakan urusan masyarakat dan pekerjaan, ternyata tidak cukup dengan hanya mengandalkan jam kantor saja, sehingga para Camat dan Kepala Desa juga membahas pekerjaan mereka  di luar jam kantor dan diluar  kantor.

"Inilah yang kami lakukan dengan beberapa kolega dan bahkan dengan pimpinan, karena kalau hanya mengandalkan jam kantor saja atau di kantor saja maka akan banyak masalah yang tidak bisa diselesaikan," jelas Camat Gunung Sahilan, Musnaini M. SI kepada awak media di Gunung Sahilan, Sabtu (03-02-24). 

Pernyataan ini disampaikan Musnaini setelah adanya pemberitaan tentang pertemuan para Camat - Camat di Kabupaten Kampar di salah satu cafe di Pekanbaru beberapa waktu yang lalu. 

Menurutnya, bukan suatu hal yang aneh, karena terkadang mereka tidak bisa menjumpai pimpinan karena jadwal yang padat dan agenda kerja yang berbeda, sedangkan ada beberapa hal yang harus disampaikan dan dikoordinasikan dengan pimpinan. 

Maka mau tidak mau, pertemuan itu dilaksanakan di mana saja yang memungkinkan, dan sangat sering di luar jam kantor.

Seperti misalnya, ketika pimpinan usai sholat di suatu mesjid ada kesempatan maka saat itu mereka akan membahas pekerjaan, atau duduk bersama sambil minum kopi di luar jam kantor.

"Karena kalau harus menunggu waktu jam kerja dan di harus di kantor maka akan banyak yang tidak selesai," jelasnya. 

Pada saat mereka duduk bersama di kafe tersebut, dirinya selalu Camat Gunung Sahilan melaporkan tentang kondisi banjir yang ada di kecamatan Gunung Sahilan, karena ada beberapa desa yang kondisi masyarakatnya perlu mendapat perhatian disebabkan oleh banjir.

Seperti mereka harus mengungsi, tidak bisa bekerja karena ladang dan kebun terendam air, atau akses jalan yang sulit dilalui karena banjir tersebut.
 
"Kami membahas itu cukup lama, ada beberapa arahan yang Beliau sampaikan," jelasnya. 

Maka ketika muncul isu bahwa adanya tekanan untuk mendukung salah satu calon membuat dirinya kaget, karena memang tidak ada satu katapun ada arahan atau perintah agar para camat mendukung salah satu nama pemilihan saat ini.

"Kami hanya bercerita soal kondisi daerah masing masing, lalu dilanjutkan dengan pembicaraan ringan yang akrab, agar suasana menyenangkan. Tidak ada pembahasan dukung di A atau si B, tidak ada," tegasnya.

Begitu juga dengan keinginan mundur, baik dirinya sebagai Camat atau dari Kepala Desa se Kecamatan Gunung Sahilan tidak ada yang menyatakan ingin mundur, apalagi sampai ingin mundur massal.

"Bagaimana mau mundur massal, kepikiran saja tidak oleh kami untuk mundur. Karena di Gunung Sahilan saat ini para kades sangat sibuk mengurusi warganya yang mengalami banjir, jadi tidak tahu menahu tentang hal ini," tegasnya.

Jadi Musnaini mengimbau kepada para Kepala Eesa dan masyarakat untuk tidak terpengaruh berita isi tersebut. Yang penting baginya adalah selalu pegawai pemerintah dan pemimpin di wilayah Kecamatan dan Desa di wilayah Kecamatan Gunung Sahilan, dirinya dan para seluruh kepala desa akan melaksanakan tugas sebaik mungkin, terutama untuk mengatasi kondisi akibat bencana alam saat ini. (rdh)