TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

PSI Disebut Partai Sensasional Indonesia

PSI Disebut Partai Sensasional Indonesia

Hatami News, Nasional - Andre Rosiade Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai baru yang menumpang ketenaran Prabowo.

Andre beralasan PSI adalah partai baru yang butuh publikasi. Sehingga mereka rajin menyindir Prabowo untuk mendompleng ketenaran mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

Bahkan Andre menyebut partai yang diketuai Grace Natalie itu sebagai Partai Sensasional Indonesia.

"Saya ingat Partai Sensasional Indoensia yang memang setiap hari ingin menumpang tenar ke Pak Prabowo dan Partai Gerindra," kata Andre dalam diskusi di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (8/1).
Kerap Sindir Prabowo, PSI Dicap Partai Numpang TenarPrabowo Subianto dianugerahi Kebohongan Award oleh PSI. 

Dia berujar PSI memiliki modus operandi memberikan pernyataan kontroversial terkait tindak-tanduk Prabowo. Sehingga mereka mendapat panggung pemberitaan.

Andre menyampaikan pihaknya sudah tak heran lagi dengan kelakuan PSI. Ia menyebut PSI terpaksa melakukan itu karena belum tenar dan belum bisa melakukan kampanye di media massa.

Berdasarkan Pasal 276 ayat (2) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, kampanye di media massa baru boleh dilakukan 21 hari sebelum masa tenang.

"Karena memang KPU melarang mereka beriklan. Meski duitnya banyak, tapi iklan dibatasi, cara iklannya yang efektif ini [mencari sensasi]," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, rekan sekoalisi PSI, Ace Hasan Syadzily, menyarankan BPN untuk tak memberi panggung kepada PSI agar tak memperumit masalah.

"Tidak usah ditanggapi makanya," ucap Ace.

"Bang Ace juga mulai khawatir karena PSI sensasional terus," canda Andre menanggapi Ace.
 

Sumber: Cnn