TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Cincin di Jari Tangan Susah Dilepas, Warga Minta Pertolongan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kampar

Cincin di Jari Tangan Susah Dilepas, Warga Minta Pertolongan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kampar

KAMPAR - Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar berhasil melakukan pelepasan cincin terhadap korban (Dahnil) yang terjadi di Dusun Suka Maju, Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo sekira pukul 19.04 WIB pada Jumat (17/11/23).

Sebelumnya, korban mendatangi Pos induk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kampar untuk meminta pertolongan pelepasan cincin di jari tangannya.

Melihat hal itu, Tim Rescue Pleton ll langsung melakukan penanganan terhadap cincin yang berada dijari tangan korban tersebut.

Hal itu dibenarkan Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kampar, Henry Dunan melalui Kasi Operasional, Herman Joni, bahwa korban mendatangi pos untuk meminta pertolongan untuk melepaskan cincin dijari tangannya itu.

Ia mengemukakan, tindakan yang dilakukan petugas dengan cara memotong cincin dengan cara pakai alat gerinda tangan.

"Petugas langsung melakukan penanganan dengan cara memotong cincin di jari tangan korban dengan gerinda tangan dengan penuh hati - hati," kata Herman Joni.

Joni menuturkan, penanganan berhasil dilakukan lebih kurang setengah jam untuk melakukan pemotongan terhadap cincin tersebut.

"Alhamdulillah lebih kurang setengah jam, petugas berhasil melepas cincin dijari korban tersebut dengan aman," pungkas Joni.