TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Dirlantas Polda Riau dan Jajaran Gelar Program Tertib Helm Pada Pengendara Sepeda Motor

Dirlantas Polda Riau dan Jajaran Gelar Program Tertib Helm Pada Pengendara Sepeda Motor

RIAU - Ditlantas Polda riau dan jajaran, pada Bulan November 2023 ini membuat Program Tertib Helm (BTH) yang telah dilaksanakan dari tgl 13 s.d 30 November 2023.

Bulan Tertib Helm ini difokuskan kepada para pengendara sepeda motor baik pengendara maupun yang dibonceng.

"Setiap Pengendara sepeda motor maupun yang dibonceng apabila berkendara dijalan wajib menggunakan Helm SNI"  Ucap Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufik Lukman N , SIK.,M.H.

"Kenapa saat ini fokus kita melaksanakan sosiallisasi penggunaan Helm kepada pengendara Sepeda Motor, karena menurut data kecelakaan yang menjadi korban kecelakaan sebagian besar adalah pengendara sepeda motor baik yang membonceng maupun yang dibonceng" Ujarnya lagi.

Menurut data kecelakaan selam tahun 2023 sampai dengan Oktober 2023 , jumlah kecelakaan sebanyak 1.360 kejadian, dimana melibatkan 1.726 sepeda motor, 279 kendaraan penumpang umum, 462 kendaraan barang, 49 bis dan 33 kendaraan khusus.

Dari kejadian laka tersebut sebanyak 1.905  korban kecelakaan adalah pengendara sepeda motor, dan meninggal dunia ditempat sebanyak 378 orang dan meninggal di RS sebanyak 97 orang.

Adapun konsep dari progam BTH adalah Edukasi, sosialisasi baik langsung maupun melaui media massa serta media sosial, peneguran, dialog interaktif , hingga penegakan hukum melalui penilangan secara elektronik (ETLE).

Ditlantas Polda Riau juga sudah membuat surat himbauan melalui sekolah-sekolah baik SD,SMP dan SMA/sederjat untuk disampaikan kepada wali murid yang mengantar anaknya kesekolah menggunakan sepeda motor agar anaknya yg diantar juga memakai helm.

Orang tua tidak boleh egois, hanya dirinya sendiri yang menggunakan helm tetapi anak yang dibonceng tidak menggunakan helm.

"Ingat Helm digunakan untuk melindungi kepala kita dari benturan fatal saat jatuh dari sepeda motor, Helm digunakan untuk keselamatan " Ujar dirlantas polda riau yang baru menjabat 2 Minggu ini.

Diharapkan dengan program BTH masyarakat propinsi Riau semakin disiplin berlalu lintas terutama dalam penggunaan helm, Angka kecelakaan semakin turun dan endingnya Kamseltibcar lantas ( Keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) diprovinsi Riau dapat terwujud.

Sumber: Dedy Pratama