TERKINI
Pencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis

Evaluasi Progres Capaian MCP dan Stranas PK KPK-RI, Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat

Evaluasi Progres Capaian MCP dan Stranas PK KPK-RI, Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat

KAMPAR - Pj Bupati Kampar diwakili Pj Bupati Kampar Ramlah, SE.MM pimpin rapat percepatan pemenuhan dokumen tindaklanjut MCP KPK-RI dan Stranas PK 2023, di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar, Senin (30/10).

Turut didampingi oleh kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, S.STP,M.Si, Kepala DPM-PTSP Ir. Zulia Dharma dan seluruh perwakilan OPD.

Saat membuka rapat, Ramlah menjelaskan bahwa Monitoring Center for Prevention (MCP) ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan.

Untuk saat ini, kata Ramlah, dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar masih menempati urutan ke 7 dengan progres per Agustus 2023 dengan nilai sebanyak 52,8 persen dengan target 85,03 persen.

"Dalam meningkatan target diatas saya minta seluruh OPD untuk menggesa pemenuhan dokumen yang memang menjadi tanggung jawab OPD masing-masing. Muda-mudahan data yang belum tersedia, akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD yang masuk dalam 8 area MCP KPK. Sehingga, nilai perindeks perolehan MCP KPK dapat terpenuhi sebagaimana target yang telah ditetapkan diatas sebesar 85,03 persen," pungkas Ramlah.***