TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Evaluasi Progres Capaian MCP dan Stranas PK KPK-RI, Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat

Evaluasi Progres Capaian MCP dan Stranas PK KPK-RI, Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat

KAMPAR - Pj Bupati Kampar diwakili Pj Bupati Kampar Ramlah, SE.MM pimpin rapat percepatan pemenuhan dokumen tindaklanjut MCP KPK-RI dan Stranas PK 2023, di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar, Senin (30/10).

Turut didampingi oleh kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, S.STP,M.Si, Kepala DPM-PTSP Ir. Zulia Dharma dan seluruh perwakilan OPD.

Saat membuka rapat, Ramlah menjelaskan bahwa Monitoring Center for Prevention (MCP) ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan.

Untuk saat ini, kata Ramlah, dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar masih menempati urutan ke 7 dengan progres per Agustus 2023 dengan nilai sebanyak 52,8 persen dengan target 85,03 persen.

"Dalam meningkatan target diatas saya minta seluruh OPD untuk menggesa pemenuhan dokumen yang memang menjadi tanggung jawab OPD masing-masing. Muda-mudahan data yang belum tersedia, akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD yang masuk dalam 8 area MCP KPK. Sehingga, nilai perindeks perolehan MCP KPK dapat terpenuhi sebagaimana target yang telah ditetapkan diatas sebesar 85,03 persen," pungkas Ramlah.***