TERKINI
Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis Disbunnak Keswan Kampar Sosialisasikan Syarat Pengajuan PSR ke Koperasi dan Kelompok Tani

Dinas Pertanian Kampar Sudah Memulai Pembangunan Jalan Usaha Tani di Tahun 2023

Dinas Pertanian Kampar Sudah Memulai Pembangunan Jalan Usaha Tani di Tahun 2023

KAMPAR  - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar membangun jalan usaha tani pada tahun anggaran 2023 di empat lokasi di daerah persawahan. Pembangunan jalan usaha tani ini untuk membantu petani mengangkut hasil pertanian.
 
Kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Nurilahi Ali melalui Analis Prasarana Sarana Pertanian M Rizal  mengatakan, untuk tahun anggaran 2023 ini, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura saat ini sedang mulai pembangunan jalan usaha tani di daerah Ganting Damai Kecamatan Salo sepanjang 700 meter.
 
‘’Jalan usaha tani dibangun untuk memudahkan para petani mengangkat alat mesin pertanian, mengangkat pupuk, hasil panen,’’ jelas Rizal saat ditemui di kantor, (13/7/2023).
 
Keempat lokasi pembangunan jalan usaha tani ini berbeda  panjang yang akan disemenisasi. Sesuai dengan kebutuhan dan speknya. Ada speknya dari batu gunung untuk pembangunan badan jalan.
 
‘’Selama ini yang diusulkan oleh petani untuk pembangunan jalan usaha tani untuk mengangkut hasil panen dari sawah mereka. Dinas membangunkan jalan usaha tani untuk  memudahkan petani untuk pengolahan tanah, mengangkat alat-alat pertanian dan mengangkut hasil panen mereka,’’ jelas Rizal.
 
Rizal menambahkan, dengan adanya sarana yang dibangun, harapannya petani termotivasi untuk menanam padi minimal dua kali setahun (P200). Harapan ke depan dengan bantuan yang diberikan itu, meningkat produksi para petani padi.