TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Tingkatkan Produksi Padi, Dinas Pertanian Dorong Penerapan Teknologi IPAD-BO

Tingkatkan Produksi Padi, Dinas Pertanian Dorong Penerapan Teknologi IPAD-BO

KAMPAR – Dinas Pertanian Kabupaten Kampar terus menggesa produksi pertanian untuk 2023 ini. Salah satunya menggesa produksi padi dengan menggunakan penerapan teknologi Intensifikasi padi Aero terkendali berbasis organik (IPAD-BO).

Kepala Dinas Pertanian Kebupaten Kampar Nurilahi Ali melalui Kepala Bidang (Kabid) Produksi Prapto menjelaskan, untuk meningkatkan produksi di bidang ketahanan pangan dengan padi di areal persawahan yang mencapai 500 hektare. Untuk penerapan teknologi IPAD-BO ini, Dinas Pertanian bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad)

‘’Dengan penerapan IPAD-BO ini yang menggunakan bahan organik. Selama ini Jerami-jerami ini dibuang saja. Jerami ini kita manfaatkan. Bahwa jerami ini pupuk yang bagus untuk tanaman padi. Metode IPAD-BO ini yang kita adposi,’’ jelas Prapto, (26/6/23).

Prapto menambahkan, ternyata yang mengembangkan teknologi IPAD-BO di Maros Sulawesi Selatan mengantarnya swasembada. Apala salahnya di Kabupaten Kampar juga menerapkan teknologi IPAD-BO untuk meningkatkan produksi padi petani.

‘’Ini tahun pertama kita menerapkan teknologi IPAD-BO dalam penanaman padi di areal persawahan di Kabupaten Kampar,’’ tegas Prapto.