TERKINI
Gerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan Apresiasi

Kapolda Banten, Kunjungi DVI untuk Melihat Proses Identifikasi Korban

Kapolda Banten, Kunjungi DVI untuk Melihat Proses Identifikasi Korban

Hatami News Pandeglang - Kapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi
Pagi ini Rabu, 26 Desember 2018, pukul 09.30 wib, mengunjungi RSUD Berkah Pandeglang Banten, untuk melihat secara langsung Pelaksanaan Proses Identifikasi Korban Meninggal Dunia yang dilakukan oleh Tim DVI Mabes Polri, yang bertempat di RSUD Pandeglang. 

Identifikasi dilakukan terhadap korban meninggal dunia, pasca Bencana Tsunami wilayah banten beberapa hari yang lalu.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi, mengunjungi DVI di RSUD Berkah Pandeglang didampingi oleh Kabid Humas Polda Banten, AKBP. Edy Sumardi. P, Sik yang diterima oleh Kepala RSUD Pandeglang dan Kabid Dokes Polda Banten.

Dalam kegiatan kunjungan tersebut kapolda Banten melaksanakan pengecekan perkembangan tentang identifikasi para korban bencana tsunami di wilayah kab. Pandeglang.
Dalam kunjungannya, Kapolda Banten Brigjen Pol. Tomsi tohir Msi, yang di dampingi Kabid Humas Polda Banten, Menerima Laporan dari Kabid dokkes Polda Banten yang menyampaikan bahwa dari 238 korban bencana tsunami yang meninggal dunia, masih ada 21 korban yang belum teridentifikasi oleh pihak Inafis, DVI maupun Dokkes Polri karena keadaan korban yang sebagian sudah tidak memiliki bentuk dalam sidik jari ataupun secara visual.

Untuk korban yang masih belum di identifikasi, pihak Polri terus melaksanakan pengecekan melalui DNA maupun melalui pemasangan foto dan dalam computer dengan menampilkan data-data visual korban dengan ciri-ciri yang terdapat pada tubuh korban.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi
Dalam kesempatan wawancara dengan awak media, menyatakan bahwa Polri akan terus bekerja secara maksimal dalam mengungkap identitas pelaku dengan pola dan ilmu kedokteran terbaik melalui Tim DVI Mabes Polri. 

Selain itu, Kata Kapolda, Pasca Tsunami Banten, Polri melihat banyaknya kendaraan kendaraan Korban, yang masih berada di sepanjang jalan dan lokasi bencana.

Sehingga, Kapolda Memerintahkan Kepada Dirlantas Banten dan Kapolres Pandeglang untuk melakukan pengamanan kendaraan tersebut di mako polres pandeglang beserta jajaran polsek, dalam rangka pengamanan harta benda masyarakat sekaligus melakukan inventarisasi identifikasi yang sampai saat ini masih ada 84 kendaraan milik para korban tsunami yang diamankan oleh Polri  kepada para pihak ahli waris ataupun keluarga yang merasa memiliki kendaraan tersebut bisa mengambilnya dengan mencocokkan tanda kepemilikan kendaraan tersebut kepada polres pandeglang.(Bid Hms).