TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Kapolda Banten, Kunjungi DVI untuk Melihat Proses Identifikasi Korban

Kapolda Banten, Kunjungi DVI untuk Melihat Proses Identifikasi Korban

Hatami News Pandeglang - Kapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi
Pagi ini Rabu, 26 Desember 2018, pukul 09.30 wib, mengunjungi RSUD Berkah Pandeglang Banten, untuk melihat secara langsung Pelaksanaan Proses Identifikasi Korban Meninggal Dunia yang dilakukan oleh Tim DVI Mabes Polri, yang bertempat di RSUD Pandeglang. 

Identifikasi dilakukan terhadap korban meninggal dunia, pasca Bencana Tsunami wilayah banten beberapa hari yang lalu.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi, mengunjungi DVI di RSUD Berkah Pandeglang didampingi oleh Kabid Humas Polda Banten, AKBP. Edy Sumardi. P, Sik yang diterima oleh Kepala RSUD Pandeglang dan Kabid Dokes Polda Banten.

Dalam kegiatan kunjungan tersebut kapolda Banten melaksanakan pengecekan perkembangan tentang identifikasi para korban bencana tsunami di wilayah kab. Pandeglang.
Dalam kunjungannya, Kapolda Banten Brigjen Pol. Tomsi tohir Msi, yang di dampingi Kabid Humas Polda Banten, Menerima Laporan dari Kabid dokkes Polda Banten yang menyampaikan bahwa dari 238 korban bencana tsunami yang meninggal dunia, masih ada 21 korban yang belum teridentifikasi oleh pihak Inafis, DVI maupun Dokkes Polri karena keadaan korban yang sebagian sudah tidak memiliki bentuk dalam sidik jari ataupun secara visual.

Untuk korban yang masih belum di identifikasi, pihak Polri terus melaksanakan pengecekan melalui DNA maupun melalui pemasangan foto dan dalam computer dengan menampilkan data-data visual korban dengan ciri-ciri yang terdapat pada tubuh korban.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi
Dalam kesempatan wawancara dengan awak media, menyatakan bahwa Polri akan terus bekerja secara maksimal dalam mengungkap identitas pelaku dengan pola dan ilmu kedokteran terbaik melalui Tim DVI Mabes Polri. 

Selain itu, Kata Kapolda, Pasca Tsunami Banten, Polri melihat banyaknya kendaraan kendaraan Korban, yang masih berada di sepanjang jalan dan lokasi bencana.

Sehingga, Kapolda Memerintahkan Kepada Dirlantas Banten dan Kapolres Pandeglang untuk melakukan pengamanan kendaraan tersebut di mako polres pandeglang beserta jajaran polsek, dalam rangka pengamanan harta benda masyarakat sekaligus melakukan inventarisasi identifikasi yang sampai saat ini masih ada 84 kendaraan milik para korban tsunami yang diamankan oleh Polri  kepada para pihak ahli waris ataupun keluarga yang merasa memiliki kendaraan tersebut bisa mengambilnya dengan mencocokkan tanda kepemilikan kendaraan tersebut kepada polres pandeglang.(Bid Hms).