TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Dugaan Mafia Pupuk, Sejumlah Pejabat di Panggil Kejari Kampar

Dugaan Mafia Pupuk, Sejumlah Pejabat di Panggil Kejari Kampar

BANGKINANG - Jaksa Agung ST Burhanuddin menginstruksikan satuan kerja Kejaksaan untuk melaksanakan Operasi Intelijen dalam rangka memberantas mafia pupuk.

Menindaklanjuti Instruksi Jaksa Agung (JA) untuk segera menelusuri dan mengidentifikasi melalui operasi intelijen apakah di wilayah hukum masing-masing ada upaya praktek-praktek curang pupuk bersubsidi,melalui Seksi Intelijen Kejari Kampar telah melakukan pemanggilan sejumlah Pejabat terkait untuk dimintai keterangannya.

Kajari Kampar Arif Budiman melalui Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang saat ditemui diruang kerjanya Selasa (22/2/2022), membenarkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman adanya dugaan kecurangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi alias mafia pupuk di Kampar.

"Benar sejauh ini kita sudah melakukan pemanggulan terhadap sejumlah Pejabat di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura untuk dimintai keterangan,"kata Silfanus.

Ditambahkan Kasi Intel, pihaknya melaksanakan operasi Intelijen sesuai dengan Intruksi Jaksa Agung untuk memberantas mafia pupuk di wilayah hukum satuan kerja masing - masing.

"Ini kita lakukan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Jaksa Agung untuk memberantas keberadaan mafia pupuk di wilayah hukum satuan kerja masing - masing," sebut Silfanus.

Selain memberantas mafia pupuk pihak APH berseragam coklat tua ini  juga lagi menangani dugaan mafia tanah.

(Man)