TERKINI
Wakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi BanjirOmbudsman Pekanbaru Kunjungi Lapas Pekanbaru, Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kualitas PelayananPerkuat SDM Daerah, PHR Dorong Generasi Muda Riau Kembangkan Potensi dan KarierAnggota DPRD Kampar, Hendri Domo Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Berpotensi Jadi Event Nasional

Kunjungi Kampar Mendagri Malaysia Ziarah ke Makam Keluarga dan Masjid Jami

Kunjungi Kampar Mendagri Malaysia Ziarah ke Makam Keluarga dan Masjid Jami

KAMPAR - Siapa sangka Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato' Seri Hamzah Bin Zainuddin, merupakan keturunan Indonesia tepatnya di Desa Sungai Tonang Kecamatan Kampar Utara. 

Sebagai wujud rasa kekeluargaan, Menteri Dalam Negeri Malaysia tersebut melakukan kunjungan kerja sekaligus pulang kampung ke Kampar menjenguk tanah Leluhur, disambut langsung Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH bersama Gubernur Riau Drs Syamsuar,M.Si di Masjid Jami' Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar, Selasa (25/1/2022). 

Saat menyambut kedatangan Mendagri, Catur Sugeng langsung menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Serambi Mekah Riau. Selamat pulang kampung, selamat berjumpa dengan keluarga di kampar."ucap Catur. 

Catur Sugeng juga menjelaskan, bahwa Dato' Seri Hamzah sendiri memang lahir di Malaysia, namun saudara nenek beliau bernama Tuan Fatimah lahir di Kampar dan meninggal juga di Kampar dan di makamkam di Kampar tepatnya di Pemakaman Umum Desa Sungai Tonang Kecamatan Kampar Utara. 

Sementara itu Dat' Seri Hamzah Bin Zainuddin sendiri menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan pemerintah dan masyarakat. Ini luar biasa, saya pulang kampung disambut antusias masyarakat dan sanak saudara walaupun dalam kondisi hujan. 

Untuk diketahui, malaysia dan indonesia merupakan serumpun, dimana memiliki banyak persamaan baik bahasa maupun budaya. Apalagi saya disambut di Masjid yang luar biasa ini, masjid yang hanya terbuat dari kayu, dibuat tanpa menggunakan paku satupun bisa berdiri selama ratusan tahun." ungkap Hamzah. 

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri memberikan oleh-oleh dalam bentuk uang Rupiah (RP) dan uang Ringgit Malaysia (RM) untuk renovasi Masjid dan untuk kenduri masyarakat dan para Datuk-datuk disini nantinya. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada Ketua Pengurus Masjid Jami' Nazaruddin.

(*) Ini