TERKINI
Sengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RIBerikut Harga TBS Riau Periode 12-18 Agustus Disampaikan Disbunnak Keswan KamparJelang HUT RI Ke-81, Satpol PP dan DWP-UP Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Kepada MasyarakatHUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 Langgini

Banjir Rohul, Waka DPRD Riau H Syafaruddin Poti Turun Salurkan Bantuan

Banjir Rohul, Waka DPRD Riau H Syafaruddin Poti Turun Salurkan Bantuan

ROKAN HULU - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau H. Syafaruddin Poti, SH bersama Kepala BPBD Provinsi Riau M. Edy Afrizal dan Dinas Sosial Provinsi Riau menyalurkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Rokan Hulu pada jum'at, (25/12/21).

H. Syafaruddin Poti lansung turun melihat kondisi terkini masyarakat yang terkena dampak banjir tepatnya di Pasir Pengaraian dan beberapa tempat yang parah terkena banjir sambil menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan kesehatan tersebut.

"Hari ini kita turun melihat kondisi terkini melihat sanak saudara dikampung halaman kita Rokan Hulu yang terkena dampak banjir, kami mendampingi Kepala BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Riau dengan menyalurkan sedikit bantuan untuk warga yang terdampak, semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban sanak saudara kita," ucap poti saat berada di lokasi banjir.

kemudian Ia menyampaikan "Semoga musibah ini segera berlalu, dan masyarakat yang terkena dampak banjir diberikan kesabaran dan ketabahan, sehingga nanti bisa beraktivitas seperti semula, kita juga himbau agar masyarakat menjaga keluarga dan anak-anak nya agar tidak ada menimbulkan korban jiwa dan lain sebagainya," tutup politisi PDI Perjuangan itu.

Sebagaimana dikutip dari cakaplah.com Rohul Terendam Banjir, Waka DPRD Riau Minta Selamatkan Warga Lebih Dulu

ROKAN HULU - Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti meminta keselamatan warga korban banjir di Kabupaten Rokan Hulu diutamakan. Anggota dewan dapil Rokan Hulu ini mengatakan memang banjir terjadi setiap tahun akan tetapi kali ini lebih besar daripada biasanya.

"Kita sudah komunikasi dengan Pemprov Riau, dan sudah diketahui gubernur, BPBD, Tim SAR dan Dinas Sosial sudah turun. Saya juga langsung memantau," kata Poti kepada CAKAPLAH.com, Sabtu (25/12/2021).

Politisi PDIP tersebut mengatakan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah penyelamatan warga, untuk dibawa ke tempat pengungsian dan harus ada posko di lokasi.

"Yang jelas pertama bagaimana menyelamatkan masyarakat, apa yang bisa diberikan bantuan dari provinsi, pangan, makanan dan minuman, kalau ada yang masih terjebak, harus cepat dievakuasi. Ini bukan beban Rohul saja tapi juga Riau dan Indonesia," tukasnya.

Diberitakan CAKAPLAH.com sebelumnya, banjir besar melanda Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Sabtu (25/12/2021). Banjir disebabkan meluapnya Sungai Batang Lubuh akibat tingginya intensitas hujan di hulu sungai.

Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hulu, banjir telah merendam hampir ribuan rumah di 9 desa dan 1 kelurahan di Rokan Hulu.

Banjir terbesar melanda ibukota Kabupaten Rokan Hulu, tepatnya di Kecamatan Rambah. Di kecamatan ini, banjir merendam 6 desa dan 1 kelurahan, masing-masing Desa Pematang Berangan, Rambah Tengah Hulu, Rambah Tengah Barat, Tanjung Belit, Kelurahan pasir Pengaraian, dan Desa Babussalam.

Sementara di Kecamatan Rambah Samo, banjir merendam Desa Lubuk Nepal, Teluk Aur, dan Lubuk Bilang.

Banjir juga merendam akses Jalan Tuanku Tambusai sehingga jalan utama di ibukota itu tidak bisa dilalui, akibat tingginya air luapan sungai yang mencapai sepinggang orang dewasa.

Pertokoan yang berada di kanan kiri jalan tersebut juga tidak bisa beroperasi dikarenakan terendam banjir hampir 200 sentimeter.

Menurut salah seorang warga, banjir terjadi sejak pukul 04.00 Wib, Sabtu dini hari. Air meluap secara tiba-tiba di saat warga tengah tertidur di rumah masing-masing.

"Air tiba-tiba naik, kami hanya fokus menyelamatkan keluarga sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda," cakap Bayu, salah seorang korban banjir.

 (mzi/clc)

Sumber: Pendim 0313/KPR