TERKINI
Sengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RIBerikut Harga TBS Riau Periode 12-18 Agustus Disampaikan Disbunnak Keswan KamparJelang HUT RI Ke-81, Satpol PP dan DWP-UP Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Kepada MasyarakatHUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 Langgini

Kunker Sosper, Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti Sambut Aspirasi Masyarakat Bonai

Kunker Sosper, Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti Sambut Aspirasi Masyarakat Bonai

ROKAN HULU - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau H. Syafaruddin Poti, SH menyapa masyarakat Bonai di Kompleks Perkantoran Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, dalam agenda Kunjungan Kerja sekaligus Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Riau Pada Sabtu, (20/11/2021).

Pada Kunjungan Kerja ini, Wakil Ketua DPRD Riau dari Fraksi PDI Perjuangan ini mensosialisasikan Peraturan Daerah Provinsi Riau nomor 6 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perkebunan dan Peraturan Gubernur nomor 5 tahun 2021 tentang perubahan peraturan gubernur no. 77 tahun 2020 tentang tata cara penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS)  Kelapa Sawit.

Masyarakat Bonai sangat antusias menyambut kedatangan H. Syafaruddin Poti tersebut, tampak hadir seluruh lapisan masyarakat Mulai dari Kepala Desa Bonai, Lembaga Kerapatan Adat Desa Bonai, Ketua BPD, Ketua Pemuda, Ketua Karang Taruna, dan beserta Tokoh Masyarakat lainnya.

Kepala Desa Bonai sebagai pemuka masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih atas hadirnya Wakil Ketua DPRD Riau melaksanakan kunjungan kerja di desanya, "Kami dan masyarakat Bonai sangat bangga atas kehadiran bapak didesa kami," ucapnya.

Lebih lanjut Ia berharap H. Syafaruddin Poti dapat menyuarakan aspirasi masyarakat desa Bonai, yang mana desa bonai ini masuk dalam kawasan Pertamina Hulu Rokan (PHR), Ia berharap agar PHR menyerahkan jalan yang ada di desa itu kepada pemerintah, supaya ada perawatan dan diperbaiki, karna banyaknya jalan berlobang. 

Kemudian masyarakat juga menyoroti masalah pipa PHR agar ditertipkan atau diturunkan, karna menghambat pembangunan rumah atau bangunan lainnya, terakhir kepala desa tersebut berharap agar pemprov riau dapat membangun jembatan penghubung desa bonai.

Tak Hanya itu, Hamdani mewakili tokoh masyarakat desa bonai berharap agar H. Syafaruddin Poti membantu mendorong pembangunan fasilitas pendidikan Gedung SMA dan sekolah lainnya di desa maupun kecamatan Bonai, mengingat banyaknya anak anak yang belajar ke kabupaten lain karna kawasan desa yang berbatas dengan kabupaten Rokan Hilir dan Bengkalis itu.

"Kami juga berharap adanya solusi untuk kami dalam peningkatan ekonomi, karna Masyarakat disini juga banyak yang petani sawit sesuai dengan Sosialisasi Perda ini, Kami berharap dapat mensejahterakan kan masyarakat disini, dan kita juga berharap berkurangnya angka pengangguran, agar anak anak kami yang tamat sekolah dan perguruan tinggi agar dapat diterima kerja di Pertamina Hulu Rokan ini, kami mohon bapak agar membantu kami untuk menyuarakannya," harapnya.

H. Syafaruddin Poti menyambut baik semua aspirasi masyarakat desa bonai, "Karna dengan adanya kunjungan kerja sekaligus silahturahmi ini semoga dapat membawa manfaat bagi kita bersama," ujar Poti yang juga Ketua Apkasindo Rohul itu

Setelah mensosialisasikan Perda Provinsi Riau sekaligus mensosialisasikan Program Pemerintah melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dalam Sosper ini banyak yang mesti dipelajari imbuhnya dalam sektor perkebunan, ia juga meminta agar masyarakat membuat kelompok tani agar bisa dapat program pemerintah baik itu PSR atau yang lainnya. lalu Ia juga mengajak masyarakat untuk giat menanam tanaman buah lainnya, selain penghijauan dan juga akan menambah ekonomi masyarakat.

Diantara aspirasi masyarakat bonai itu, Poti menyampaikan dan mendukung agar pemerintah provinsi Riau agar mengambil alih jalan tersebut, "Kita sudah menyuarakan ke gubernur, karna benar jalan ini adalah jalan provinsi, dan dengan diambil alih pemprov semoga jalan ini akan lebih baik nantinya, kita juga akan mengusulkan untuk pembangunan jembatan, karna pembangunan ini menjadi prioritas utama, dan kita juga akan usulkan dan komunikasi kan kepada PHR terkait pemukiman masyarakat dan juga agar memprioritaskan pekerja setempat", tutupnya.

*** (mzi)