TERKINI
Kejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun Langsung

Paripurna-DPRD-Riau-Sering-Tertunda

Paripurna-DPRD-Riau-Sering-Tertunda

 Rapat Paripurna  DPRD Riau sering batal. Hal itu disebabkan jumlah kehadiran wakil rakyat tidak lebih dari setengah jumlah anggota yang ada. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak awal Januari 2020. Di mana ada beberapa agenda rapat yang harus dijadwalkan ulang.

Seperti rapat paripurna badan musyawarah (Banmus) dan rapat paripurna tata tertib (Tatib). Dua agenda rapat diatas belum tuntas hingga saat ini. Wakil Ketua DPRD Riau Zukri Misran saat dikonfirmasi wartawan, Kamis,(6/2/2020), tidak menampik kondisi tersebut. Kata dia, pimpinan di DPRD Riau bakal melakukan koordinasi bersama pimpinan fraksi.

"Tetap (berjalan). Rapat paripurna itu kan tugas yang memang harus dijalankan anggota DPRD. Kami akan evaluasi perihal seringnya rapat yang tidak kuorum. Kami akan bahas di rapat pimpinan fraksi," sebut Zukri, Rabu (12/2).

Ketua DPRD Riau Indra Gunawan saat di konfirmasi mengaku,telah menyampaikan persoalan tersebut kepada seluruh ketua fraksi. Dia mengaku turut menyesalkan kondisi rapat yang  sering kali batal. Padahal, ada banyak agenda legislasi yang harus diselesaikan dewan. Apalagi rapat paripurna banmus dan tatib sangat vital. Mengingat hal itu sangat berkaitan dengan tugas pokok DPRD.

Sudah kami bicarakan dengan ketua fraksi. Mungkin nanti kami juga akan surati ketua partai untuk menegur apabila absensi rapat sering kosong. Ini akan menjadi atensi kami bersama para pimpinan, agar lembaga ini lebih baik kedepan," tambahnya.