TERKINI
JMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri

Dokter RSUD Arifin Achmad Sukses Laksanakan Operasi Jantung Secara Mandiri

Dokter RSUD Arifin Achmad Sukses Laksanakan Operasi Jantung Secara Mandiri

Di tengah pandemi covid yang melanda tanah air saat ini, ternyata inovasi terus dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA), baru-baru ini pihak dokter di RSUD AA sukses menjalankan operasi jantung secara mandiri tanpa pendampingan lagi dari Rumah Sakit pusat Jantung Harapa Kita Jakarta.

Seperti yang dilakukan dokter Haryadi Hatta bersama tim yang terlibat dalam tim operasi operasi bedah jantung di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad.

Memang operasi bedah jantung sebelumnya sudah sering dilakukan tim di RSUD pusat rujukan di Provinsi Riau itu, hanya saja biasanya selalu mendapatkan pendampingan dari pihak RS Harapan Kita Jakarta.

"Kita sukses menjalankan operasi berat bersama tim bedah jantung, operasi yang kami lakukan cukup besar dan kami jalankan secara mandiri dengan tim di Rumah Sakit saja,"ujar dr Haryadi Hatta, Kamis (12/11/2020).

Menurut Haryadi Hatta, timnya di RSUD AA sebenarnya sudah lengkap, serta bisa menjalankan apalagi didukung dengan peralatan yang cukup memadai di RSUD AA, namun selama ini hanya butuh supervisi saja dari pusat jantung Jakarta.