TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

DPRD Pekanbaru Minta Walikota Segera Evaluasi Kadiskes yang Cuti Panjang di Tengah Pandemi

DPRD Pekanbaru Minta Walikota Segera Evaluasi Kadiskes yang Cuti Panjang di Tengah Pandemi

DPRD Pekanbaru meminta walikota Firdaus segera meninjau ulang cuti panjang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, M Noer.

Sebab, penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Pekanbaru sudah sangat mengkhawatirkan. Dan perlu perhatian serius dari kepala dinas terkait.

"Itu memang kewenangan Walikota, tapi kita menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan garda terdepan dalam menangani Covid-19," cakap Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani, Selasa (01/09/2020).

Karena itu, ia meminta agar Walikota segera melakukan evaluasi terhadap Kadiskes. Kadiskes harus sosok yang benar-benar mampu berkerja dengan baik. Sebab, Covid-19 ini perlu penanganan serius, tidak bisa main-main. Ini menyangkut masalah nyawa manusia.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa Walikota harus segera melakukan evaluasi terhadap M Noer. Karena jika Kepala Dinas Kesehatan cuti dalam kondisi saat ini, maka Pemko Pekanbaru akan dipandang oleh masyarakat tidak serius dalam menangani Covid-19.

"Ini harus dievaluasi oleh pak Walikota dan ini harus serius. Salah satunya adalah ditandai dengan ada Kadis yang betul-betul ada, bekerja serta bergerak untuk menuntaskan masalah Covid-19," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelum, usai dilantik jadi Kepala Dinas Kesehatan, M Noer bukannya bekerja, ia malah memilih cuti panjang di tengah pandemi. Tak tanggung-tanggung, cutinya 3 bulan.

Sumber: ckp