TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Pemprov Riau Beri Santunan Rp300 Juta Untuk Nakes Meninggal Dunia

Pemprov Riau Beri Santunan Rp300 Juta Untuk Nakes Meninggal Dunia

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk keluarga tenaga medis (Nakes) RSUD Dumai yang meninggal karena Covid-19. Petugas medis bernama Riani (50) sehari-hari bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai, diketahui meninggal Selasa (8/9/2020) dini hari. Ia meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

"Anggaran uang duka untuk tenaga kesehatan yang meninggal dunia saat melakukan pelayanan pasien Covid-19 sudah kita siapkan. Sesuai dengan yang dianggarkan pemerintah pusat, yang dari Kementerian Keuangan itu. Kalau tak salah Rp300 juta," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa 8 September 2020.

 

Namun sebelum uang santunan itu diberikan kepada keluarga almarhum, lanjut Mimi, Pemprov Riau akan melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Dumai dan Diskes Dumai untuk mendalami meninggalnya tenaga kesehatan pasien Covid-19 itu.

"Kita akan koordinasi dulu dengan Diskes dan RSUD Dumai, apakah tenaga kesehatan yang meninggal itu terpapar Covid-19 karena tugas atau seperti apa. Jadi ada justifikasinya," kata Mimi.

 

Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya seorang petugas medis bernama Riani (50) yang sehari-haru bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, maupun Satgas Penanganan Covid-19 Riau menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya tenaga medis pasien Covid-19 Riau.

"Ini pertama kalinya tenaga medis meninggal dunia di Riau karena Covid-19. Mari kita doakan semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT," kata Syamsuar.

Gubri Syamsuar berharap keluarga dari petugas medis yang meninggal dunia diberikan kekuatan iman dalam menghadapi cobaan.

"Semoga tidak ada lagi tenaga medis kita yang wafat karena Covid-19," ujarnya.