TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto Senang Kapolda Riau Dapat Atasi Pencurian Minyak Mentah

Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto Senang Kapolda Riau Dapat Atasi Pencurian Minyak Mentah

 

 

 

Pekanbaru – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH melakukan supervisi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI), di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru-Riau, pada Selasa siang (25/8)

Pada kesempatan tersebut Kabaharkam Polri bersama rombongan yakni Kakorsabhara, Kakorpolairud, Kakorbinmas, Dirsamapta Korsabhara, Dirpamobvid Korsabhara Polri melaksanakan kegiatan supervisi bersama SKK Migas Sumatera Bagian Utara yang mana turut hadir Manajemen PT CPI, GM Corporate Affairs Asset, Manager Security Operations serta Chief Health & Medical.

Dalam sambutannya, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto mengaku senang karena menurut laporan Kapolda Riau masalah pencurian minyak mentah di wilayah Riau dapat diatasi dengan baik.

“Informasi yang diperoleh dari Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) bahwa 26 triliun rupiah uang kerugian negara mulai berkurang,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan informasi dari Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Jenderal Polisi bintang tiga yang juga mengemban amanat sebagai Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 tersebut berharap, keberhasilan dalam menangani masalah pencurian minyak ini bisa mendongkrak Pendapatan Negara yang sebagian besar didapat dari sektor Migas.

Komjen Agus juga berharap keberhasilan tersebut akan dapat memperlancar upaya Provinsi Riau yang memiliki tugas berat dalam menopang ekonomi negara (karena masuk enam besar provinsi penyumbang pemasukan dana negara) di Indonesia.

“Saya berharap ekonomi masyakarat di Provinsi Riau ini bisa dipertahankan, dan upayakan bisa ditingkatkan lagi,PT. CPI dapat mengambil peran aktif dengan memanfaatkan belanja modal barang dari pembuatan dalam negeri”, harap mantan Kapolda Sumatera Utara tersebut.