TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Anggaran Vaksin Corona Di Alokasikan Sebesar Rp, 23,3 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Anggaran Vaksin Corona Di Alokasikan Sebesar Rp, 23,3 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin COVID-19. Anggaran tersebut diambil dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya klaster kesehatan yang penyerapannya masih lambat.

Dia memperkirakan anggaran sebesar Rp 23,3 triliun sebagai usulan pemanfaatan program kesehatan. Pada usulan ini salah satunya dialokasikan untuk pengadaan vaksin COVID-19.

"Dari sisi anggaran dari 2020 yang melalui anggaran kesehatan belum terserap itu dicadangkan untuk vaksin dan untuk tahun depan kita akan mencadangkan. Kalau untuk angkanya, vaksin saya belum tau, harganya belum tahu, jadi nggak tahu angkanya. Namun kita cadangkan berdasarkan estimasi saja," kata Sri Mulyani dalam video conference, Jakarta, Senin (10/8/2020)

Sri Mulyani menceritakan, produksi vaksin COVID-19 akan datang dari berbagai lembaga seperti kerja sama antara BUMN melalui Bio Farma yang bekerja sama dengan Sinovac dan juga kerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation, serta vaksin yang sedang dibuat oleh pihak swasta dan lembaga riset Eijkman.

Dia mengaku, pemerintah akan mendukung dari sisi pendanaan khususnya terhadap riset pembuatan vaksin yang dilakukan oleh lembaga di tanah air.

"Hari ini kalau untuk riset dan lain-lain butuh anggaran kita dukung penuh seperti Eijkman Kementerian Riset dan dukung agar bisa hasilkan vaksin. Jangan lupa kebutuhan vaksin luar biasa banyak," kata Sri Mulyani.

 

Sumber: artikael ini sudah tayang di detikfinance dengan Judul; Anggaran Vaksin Corona Sudah Siap, Segini Be