TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Jokowi Minta Praja IPDN Jaga Integritas dan Loyalitas

Jokowi Minta Praja IPDN Jaga Integritas dan Loyalitas

 Presiden Joko Widodo atau Jokowi minta para Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVI untuk menjaga integritas dan loyalitas kepada masyarakat. Hal tersebut kata Jokowi bertujuan untuk menghadapi perubahan zaman.

"Tunjukkan integritas, tunjukkan loyalitasmu kepada masyarakat, kepada bangsa dan negara, tunjukkan kemampuanmu untuk berikan rasa keadilan dan kesejahteraan," ungkap Jokowi saat memberikan amanah melalui siaran virtual pada 881 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVI di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Dia menjelaskan, menjadi Pamong Praja membuka ladang pengabdian untuk ideologi pancasila, NKRI, konstitusi serta Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut juga membuat kemajuan yang semakin baik untuk Indonesia.

"Indonesia maju yang semakin jaya," ungkap Jokowi.

 

Jadi Strong Leader

Sebelumnya pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta para lulusan IPDN menjadi Strong Leader, atau pemimpin masa depan yang kuat. Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan dalam Wisuda IPDN Tahun 2020 di Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/7).

"Para wisudawan/wisudawati IPDN saya juga minta untuk menjadi strong leader, (lulusan) IPDN akan menjadi birokrat, bahkan akan menjadi pemimpin di masa mendatang," kata Tito.

Tito juga menjelaskan, sebagai pemimpin yang kuat, dibutuhkan 3 faktor penting di antaranya power dan kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang maupun aturan lainnya, memiliki followers atau pengikut (staf, dll.), dan memiliki konsep yang didapat melalui ilmu pengetahuan.

"Power atau kewenangan, dan memiliki pengikut atau staf nantinya, itu saja tidak cukup, tapi juga harus memiliki konsep, dan konsep hanya bisa didapatkan dengan melalui knowledge atau pengetahuan. Pengetahuan diperoleh melalui jalur formal atau informal, apalagi didasari dengan keilmuan yang kuat," tuturnya.

Sumber: merdeka.com