TERKINI
Anggota DPRD Kampar, Hendri Domo Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Berpotensi Jadi Event NasionalWabup Kampar, Misharti Resmi Buka Pacu Sampan Buluh Cina, Dorong Jadi Event Wisata NasionalSiapkan Dukungan Modal UMKM Rp40 Juta, Wabup Kampar, Misharti Dorong Produk Lokal Masuk Ritel ModernCegah Narkoba Sejak Dini, Wabup Misharti Ajak Pelajar SMP V Tambang Jadi Generasi Anti NarkobaWabup Misharti Serahkan CSR Rp25,58 Juta dari PT Riau Petroleum Mahato untuk Sarana KeagamaanHadiri Gala Dinner Hari Santri Nasional 2026 di Dumai, Wabup Kampar, Misharti Dorong SinergiBAZNAS Kampar Salurkan Zakat untuk Masyarakat, Total Bantuan RTLH Tembus Rp1,12 MiliarUstadz Abdul Somad Gelorakan Semangat 1.900 WB Lapas Pekanbaru Lewat Tablig AkbarDisbunnak Keswan Kampar Perkuat Peran 31 KTPA untuk Cegah Kebakaran Lahan dan KebunKetua PGRI Kampar, Misharti Dorong Sekolah Kembangkan Keunggulan dan InovasiDialog di RRI Pekanbaru, Wabup Kampar Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Ikon Wisata BudayaWorkshop Kompetensi Kepsek, Wabup Kampar, Misharti Dorong PGRI Jadi Motor Penggerak Mutu Pendidikan

Pembinaan Produktif, Lapas Pangarayan Tanam 850 Terong

Pembinaan Produktif, Lapas Pangarayan Tanam 850 Terong

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus bergerak produktif dalam memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Pada Selasa (8/9/2026), Lapas Pasir  Pangarayan secara resmi memulai penanaman 850 batang bibit terong ungu dengan memanfaatkan lahan tidur (idle) di dalam area lapas yang disulap menjadi lahan ketahanan pangan.

Kegiatan penanaman perdana ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, petugas lapas, peserta magang nasional, dan warga binaan. Dalam pelaksanaannya, seluruh proses perawatan tanaman ke depan akan dikelola langsung oleh para warga binaan dengan pendampingan dan pengawasan melekat dari petugas.

Langkah ini menjadi bukti konkret Lapas Pasir  Pangarayan dalam menyukseskan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, tepatnya pada poin kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle)

Di sela-sela kegiatan, Kalapas Pasir  Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan rasa optimisnya terhadap keberlanjutan program agrobisnis di lingkungan Lapas ini.

"Hari ini kami bersama jajaran dan warga binaan menanam kembali 850 batang bibit terong ungu di lahan ketahanan pangan Lapas. Sebelumnya, Lapas Pasir  Pangarayan sudah pernah berhasil menorehkan kesuksesan dalam budidaya terong ungu ini. Kami berharap penanaman kali ini juga dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah. Lebih dari sekadar pemanfaatan lahan, kegiatan ini adalah sarana pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keterampilan nyata sebagai bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat nanti," ujar Efendi Parlindungan Purba.

Melalui pengolahan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif ini, Lapas Pasir  Pangarayan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan internal, tetapi juga berhasil memberikan modal keterampilan kerja (lifeskill) yang berharga bagi warga binaan agar siap menjadi pribadi yang mandiri setelah bebas nanti.