TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 Lapas Pasir Pangaraian Laksanakan Upacara

Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 Lapas Pasir Pangaraian Laksanakan Upacara

Pasir Pangaraian - Bertempat di lapangan upacara Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Kepala Lapas beserta jajaran melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-96 Tahun 2024 dengan tema " Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kalapas Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba yang bertindak selaku Inspektur Upacara, dalam sambutan yang dibacakan yang merupakan amanat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Barifatul Choiri Fauzi. Beliau mengajak pada Momentum Peringatan Hari Ibu ini sebaiknya juga dijadikan momentum untuk bersatu mencapai Indonesia yang maju melalui prinsip "equal partnership". Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia berjalan beriringan dengan laki-laki untuk bersama-sama berperan membangun bangsa.

Peringatan Hari Ibu (PHI) dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri setiap tanggal 22 Desember. PHI didasari oleh momentum diselenggarakannya Kongres Perempuan Pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta, Momentum bersejarah ini ditetapkan sebagai Hari Ibu oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Kalapas Pasir Pangaraian menuturkan bahwa para pejuang dan pemimpin yang gagah jiwa perjuangannya tentu lahir dan dibesarkan atas cinta dan jasa dari kaum perempuan. 

"Tidak ada kemuliaan terbesar yang diberikan Tuhan bagi seorang perempuan, melainkan peranannya menjadi sosok tangguh yang kita sebut sebagai Ibu". Maka dari itu, Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-96 yang kita rayakan ini tentu merupakan suatu momentum untuk menghargai dan mengenang kembali perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan, tutur Efendi.


Hadir dalam Upacara ini Kepala Sub Bagian Tata Usaha Suharno, Ka.KPLP Veazanol Kosuma, Kasi Kamtib Anton Fernando, Kasubsi Registrasi & Bimkemas Wahyu Ananda, Kasubsi Perawatan Ariyono, Kepala Urusan Umum Weddy S.P dan Kaur Kepegawaian dan Keuangan Meylli Olivia.

(Humas L'Pasian Bersahabat)