TERKINI
Penanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi Pemerintah

Dorong Terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Ini Dikatakan DPPKBP3A Kampar

Dorong Terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Ini Dikatakan DPPKBP3A Kampar

KAMPAR - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kampar terus mendorong terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kampar.

Adapun hal itu diharapkan bagi para Kepala Desa dapat memberikan anggaran terhadap program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dimana, DPPKBP3A Kampar berkomitmen dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Kampar, agar menjadikan desa ramah perempuan dan peduli anak di seluruh desa di Indonesia.

"Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo pada beberapa waktu yang lalu," kata Kepala DPPKBP3A Kampar, Drs. H. Edi Afrizal, M. Si, (29/3/23).

Ia menjelaskan, bahwa Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak pada hakikatnya merupakan upaya memfasilitasi Pemberdayaan kelompok perempuan dan anak di Desa.

Kelompok perempuan dan anak dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan pembangunan Desa. 

"Sehingga sumber daya pembangunan Desa sebesar-besarnya untuk mewujudkan kesejahteraan Desa khususnya kelompok perempuan dan anak," beber Edi Afrizal.

Ia menuturkan, melibatkan perempuan dan anak dalam memetakan potensi desa termasuk kepemimpinan perempuan dan keberadaan anak, kondisi anak, aset sosial potensi alam, infrastruktur, inisiatif dan inovasi yang dimiliki Desa.

Meningkatkan kapasitas aparat desa, kader perempuan dan anak dalam menyusun “gender budget” dalam perencanaan pembangunan desa.

Menyelenggarakan musyawarah khusus kelompok perempuan dan anak untuk mempersiapkan rancangan program yang akan diusulkan di Musrenbangdes. 

"Serta mengembangkan sistem penganggaran yang partisipatif, transparan dan akuntabel, termasuk memperkuat sistem pemantauan berbasis komunitas," tutur Edi Afrizal lagi.

Ia mengimbau, kepada seluruh stakeholder pembangunan desa terutama para Kepala Desa.

"Mari sama-sama memiliki semangat yang sama dan sama-sama berkomitmen untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak," pungkas Edi Afrizal.