TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Kadis Masih Diluar Kota, AMPJR Pastikan Senin Mendatang Lakukan Aksi Lanjutan

Kadis Masih Diluar Kota, AMPJR Pastikan Senin Mendatang Lakukan Aksi Lanjutan

KAMPAR - Aksi Lanjutan Jilid II  bentuk kekecewaan terhadap kinerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang dijadwàlkan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat (AMPJR) pada hari Jumat tanggal 19 November 2021 akhirnya ditunda pada Senin 22 November 2021 mendatang.

 Hal ini di karenakan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat mendengar informasi Kepala Dinas Kesehatan Kampar masih di luar Kota dan di dapatkan Informasi Senin mendatang baru masuk kantor. 

Dari informasi yang didapat kegiatan aksi pada hari Senin mendatang tidak mendapat izin berdasarkan surat dari Kepolisian Republik Indonesia Daerah Riau Resor Kampar Nomor B/598/XI/2021/Sat Intelkam. Perihal Penolakan Penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) mengingat masa Pandemi Covid 19.

Fauzul Azmi selaku Korlap mengatakan,  walaupun belum dapat Izin aksi tetap akan dilakukan pada tiga lokasi.

"Kegiatan Aksi damai akan tetap kita lakukan di tiga tempat, yakni kantor Dinas Kesehatan Kabupatrn Kampar, Kantor Bupati, dan Kantor BPJS Kampar,"kata Fauzul Jumat (19/11/2021).

Jika aksi jilid II ini belum juga membuahkan hasil tambah Fauzul, maka Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat akan bersurat Ke DPRD Kabupaten Kampar Komisi II untuk Hearing /Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan masyarakat yang Mempunyai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan masyarakat yang kategori miskin mengunakan Jaminan Persalinan (JAMPERSAL) diduga masih di pungut biaya di Puskesmas Gunung Bungsu XIII Koto Kampar.

"Kalau aksi kali ini belum membuahkan hasil juga kita akan membawa persoalan ini ke DPRD Kampar untuk di Hearingkan,"imbuhnya.

Fauzul berharap agar  DPRD Kampar nantinya bisa menghadirkan pihak - pihak terkait permasalaham ini untuk hadir di RDP tersebut.

"Di RDP nanti kita berharap semua pihak terkait dapat dihadirkan dan Uang masyarakat (Pasien) yang sudah diambil bisa segera dikembalikan," harapnya.

(Dir)