TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Cegah Konflik, Babinsa Koramil 16/Tapung Dan Tim BKSDA Giring Gajah Liar Jauh Dari Pemukiman

Cegah Konflik, Babinsa Koramil 16/Tapung Dan Tim BKSDA Giring Gajah Liar Jauh Dari Pemukiman

TAPUNG HILIR - Sudah sekitar 1 Minggu lebih Gajah liar sebanyak 10 ekor berkeliaran disekitar Desa Kota Garo membuat Balai Konservasi Sumberdaya Alam ( BKSDA) Prov. Riau dan Babinsa Koramil 16/Tapung Kodim 0313/Kampar Sertu Dedi Isriadi mendatangi lokasi, mereka mengecek keberadaan Gajah Liar bertempat di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar. Senin (15/11/2021).

Dengan membawa 3 ekor Gajah yang sudah dilatih/jinak dengan tujuan untuk menggiring rombongan Gajah liar tersebut menuju jauh dari perkebunan dan juga pemukiman warga.

Menurut, Babinsa kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya konflik antara satwa/hewan Gajah dengan manusia, sehinggah perkemunan dan pemukiman warga aman dari kerusakan," kata Babinsa.

Sementara itu, Ketua Tim BKSDA Prov Riau bapak Widodo mengatakan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapat kabar dari pihak aparatur Desa setempat.

"Saya dapat informasi kalau rombongan Gajah liar sebanyak 10 ekor sedang berkeliaran di perkebunan dan sudah mendekati pemukiman di Desa Kota sehingga kami turun kelapangan dengan membawa 3 ekor Gajah jinak untuk mengiring Gajah liar tersebut jauh dari perkebunan dan perumahan warga untuk mengantisipasi konflik antara Gajah liar dengan warga," katanya.