TERKINI
Direktur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak Dungun

DPRD-Riau-Pemprov-Rapat-Konsultasi-Antisipasi-Virus-Corona

DPRD-Riau-Pemprov-Rapat-Konsultasi-Antisipasi-Virus-Corona

DPRD Riau bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Kamis (26/03/2020), melakukan Rapat Konsultasi dalam masalah antisipasi dan penanganan virus corona (covid 19). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tertutup di ruang Rapat VIP DPRD Riau.

Pihak Pemprov Riau dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Yan Prana Jaya didampingi oleh Dinas terkait. Sementara pihak DPRD Riau diikuti okeh Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto dan Zukri Misran. Serta diikuti oleh beberapa orang anggota DPRD Riau.

Hardianto saat dikonfirmasi setelah kegiatan menyebutkan, dari hasil pertemuan ada beberapa hal yang disepakati terkait mengantisipasi penyebaran virus corona di Riau. Pertama, DPRD Riau sangat mendukung penuh langkah teknis dan taktis yang diambil oleh Pemrov dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di Riau.

"Saat ini dari data terkini yang terjadi di Riau ada sekitar 2.438 ODP, 70 orang PDP dan 1 orang positif. Jadi kita sangat dukung langkah yabg diamvil termasuk penganggaran. Kita siap anggran perjalan ke Luar Negeri dan pengadaan mobil dinas dialihkan untuk ini," sebut politisi Gerindra ini.

Kemudian juga mendukung Pemprov dalam mempersiapkan Laboratorium pengujian sampel suspek corona.  Dipersiapkan Labor TB yang ada dialih fungsikan untuk Labor pemeriksaan virus corona.  

"Jadi diharapkan dengan punya labor sendiri akan ceoat diketahui hasil penderita sekitar 1 sampai 3 jam," tambahnya sembari menyebutkan tidak lagi dibawa ke Jakarta yang memakan waktu lebih seminggu mengetahui hasil Lab.

Kemudian juga disepakati, semua unsur pemerintahan seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau untuk saling bahu-membahu mengatasi permasalahan yang terjadi dalam mempercepat antisipasi penyebaran virus corona ini. 

"Juga sosialisasi pada masyarakat tentang Sosial Distancing (pembatasan sosial)," katanya juga sembari mengatakan ada pemikiran kedepan memberikan bantuan pada masyarakat terkait perekonomiannya yang sudah terganggu. (MCR)