TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

 Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengaku siap menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19. Namun kata Jokowi hal tersebut juga harus sesuai dengan keputusan dari tim yang menangani.

"Ya kalau saya, kalau diputuskan yang pertama disuntik presiden, ya saya siap," kata Jokowi  dalam wawancara khusus dengan Rosiana Silalahi untuk program di Kompas TV, dikutip merdeka.com, Selasa (17/11).

Walaupun siap untuk disuntik, Jokowi berharap tidak ada persepsi negatif dari masyarakat jika terjadi hal tersebut. Dia tidak ingin publik menilai bahwa penyuntikan merupakan keuntungan yang didapat sebagai presiden.

"Ya kalau saya ditentukan tim bahwa presiden yang pertama (divaksin) saya siap. Tapi jangan sampai nanti (ada anggapan) 'lho enak sekali presiden yang pertama harusnya rakyat dulu'," kata Jokowi.

Prioritas Penerima Vaksin

Jokowi  juga mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan daftar prioritas penerima vaksin. Mulai dari tenaga kesehatan hingga guru. Rencananya tim penanganan akan melakukan simulasi vaksinasi.

"Kita sudah punya list kok list-nya siapa-siapa nanti minggu depan simulasi," kata Jokowi.

Pada prinsipnya, Jokowi menekankan, vaksinasi sangat memegang teguh prinsip dan kaidah saintifik. Sehingga tidak ada kesan terburu-buru. Semua dilakukan sesuai dengan standar WHO.

Sumber: merdeka.com