TERKINI
Aksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut NamanyaBupati Bengkalis Tegaskan Perubahan APBD TA 2026 Fokus Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan DasarDisdikpora Kampar Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap, Program MBG Tetap BerjalanMisharti Hadiri Wisuda STAI Al-Azhar Pekanbaru, Kenang Jasa Besar Almh. Hj. Maimanah UmarWabup Misharti Tegaskan Komitmen Tingkatkan Insentif dan Pembinaan Talenta MTQ KamparWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tahun 2026Kualitas Udara Kampar Berbahaya, Wabup Misharti Instruksikan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah

Mengharukan, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Seberida Evakuasi Warga lumpuh Akut.

Mengharukan, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Seberida Evakuasi Warga lumpuh Akut.

 

 

INHU - Superriau. Sungguh pemandangan yang sangat mengharukan sekaligus membuat Polri harus berbangga hati melihat pengabdian dan pengayoman salah seorang personel Bhabinkamtibmas Polsek Seberida dengan ikhlas, rela basah kuyup mengevakuasi korban banjir bandang dengan cara menggendong di Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida.

Proses evakuasi yang bisa meneteskan air mata ini dilakukan oleh Aipda Ikhsan Lutfi, Rabu 11 November 2020 bahkan hingga berita ini dinaikan, evakuasi masih berlangsung.

 

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Rabu siang menjelaskan, salah seorang korban banjir bandang luapan sungai Cenaku, Paimin (70) yang mengalami lumpuh akut harus digendong agar bisa keluar dari rumahnya yang sudah mulai dimasuki air.

Untung saja rumah Paimin hanya beberapa meter saja dari jalan Lintas Timur, kemudian korban banjir itu dinaikan kemobil patroli Polsek Seberida untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara proses evakuasi juga dibantu Lurah Pangkalan Kasai Setiawan S.KM, Babinsa Serma Nasarudin, perangkat Kelurahan dan warga setempat.

Lebih lanjut Misran mengungkapkan, dampak hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Inhu, termasuk Kecamatan Seberida mengakibatkan sungai Cenaku meluap, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, ada sekitar lebih kurang 400 unit rumah warga Pangakalan Kasai yang terendam banjir dengan kedalaman rata-rata 2 meter.

Sumber: rilis