TERKINI
Dialog di RRI Pekanbaru, Wabup Kampar Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Ikon Wisata BudayaWorkshop Kompetensi Kepsek, Wabup Kampar, Misharti Dorong PGRI Jadi Motor Penggerak Mutu PendidikanBuka Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 1 Salo, Wabup Kampar, Misharti Ajak Pelajar Berani Tolak NarkobaTabligh Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki, Wabup Kampar Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan UkhuwahTerima Penghargaan Nasional BAZNAS Kampar, Wabup Misharti: Prestasi Ini Kebanggaan MasyarakatWabup Kampar, Misharti Serahkan Piala Bergilir, Juara Umum MTQ Ke-55 Dipertahankan Kecamatan KamparWabup Kampar, Misharti Dorong Pesantren di Kampar Cetak Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026

Kembali Izinkan Umrah Warga Asing, Saudi Umumkan Ketentuan

Kembali Izinkan Umrah Warga Asing, Saudi Umumkan Ketentuan

Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arab Saudi telah menyusun pedoman untuk menerima jemaah dari luar Kerajaan atau luar negeri, yang akan diterapkan mulai 1 November.

Melansir Arab News, maskapai Saudi telah mengumumkan pembukaan kembali 33 tujuan perjalanan. Sebagian besar tujuan perjalanan itu adalah negara dalam zona hijau, di mana Covid-19 tidak menyebar dan langkah-langkah pencegahan berhasil dilaksanakan.

Kendati demikian tidak dijelaskan secara rinci mengenai negara mana saja yang sudah dikategorikan dalam zona hijau.

Seorang investor di perusahaan umrah, Ahmed Bajaifer mengatakan mulai 1 November diperkirakan sekitar 10.000 jemaah akan tiba setiap minggu di Arab Saudi.

Ia menambahkan bahwa perusahaan umrah dapat dengan mudah menangani jumlah tersebut sambil menerapkan protokol kesehatan.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menginformasikan bahwa orang-orang yang boleh umrah di tengah pandemi Covid-19 adalah mereka yang berusia 18 hingga 50 tahun.

Mereka pun harus menunjukkan sertifikat uji PCR yang membuktikan bahwa mereka telah dites negatif Covid-19. Sertifikat harus diterbitkan oleh laboratorium terpercaya di negara asal jemaah tidak lebih dari 72 jam sebelum pemberangkatan.

Jamaah harus mendaftar umrah dan salat mereka di dua masjid suci, termasuk kunjungan ke Masjid Nabawi dan salat di makam Nabi. Semua pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi Eatmarna.

Mereka juga diharuskan memilih penerbangan pulang hingga pergi yang sesuai dengan program umrah.

Komponen wajib dari paket layanan untuk setiap jemaah termasuk pemesanan akomodasi yang menyediakan tiga paket makan full board untuk masa karantina.

Masa karantina minimal harus tiga hari. Selain itu paket juga telah mencakup pengangkutan dari bandara ke titik penjemputan.

Calon jamaah yang datang dari luar negeri akan dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari minimal 50 orang. 

Program terpadu harus dipesan untuk kelompok, termasuk semua layanan yang sesuai dengan tanggal pemesanan untuk melakukan umrah dan mengunjungi dua masjid suci.

Seorang pemandu akan ditunjuk untuk setiap grup, dan agen Saudi akan berkewajiban untuk menyediakan paket layanan yang dikontrak.

 

Sumber: CNN Indonesia