TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Forum Jurnalis Remaja Kampar Ikuti Teknik Menulis dan Wawancara

Forum Jurnalis Remaja Kampar Ikuti Teknik Menulis dan Wawancara

KAMPAR - Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan atas kerjasama insan pers dan Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kampar melaksanakan pertemuan ke-8 di kantor PWI, Sabtu (30/10/21). 

Kali ini, materi mengenai dasar-dasar jurnalistik 2 disampaikan oleh Ketua PWI Kampar, Akhir Yani kepada Forum Jurnalis Remaja Kampar (FJRK). 

Akhir Yani menjelaskan bahwa wartawan dituntut untuk menguasai komunikasi dan harus mampu beradaptasi sehingga dapat menyerap informasi yang dibutuhkan. 

"Stamina yang kuat dan juga rasa ingin tahu yang tinggi sangat dibutuhkan demi berlangsungnya kinerja wartawan yang produktif," kata Akhir Yani.

Di samping itu, lanjutnya, wartawan harus mengusai teknik fotografi ataupun videografi sebagai dasar kewartawanan. 

Peserta mengajukan pertanyaan mengenai cara melakukan wawancara yang masih mebingungkan bagi mereka dikarenakan masih kurangnya praktek lapangan bagi para jurnalis muda ini. 

Dalam wawancara, diperlukan kemampuan komunikasi yang baik, memperkenalkan diri, menjaga etika dan mengetahui waktu yang tepat untuk wawancara," katanya lagi.

Sementara itu, Koordinator tim Netty Mindrayani didampingi sekretaris tim, Fauzi Lalea, menambahkan bahwa dalam wawancara perlu memanfaatkan kesempatan dan mengetahui nomor telepon narasumber yang akan diwawancarai.

"Sehingga dapat dikonfirmasi ulang ketika masih ada yang ingin dipertanyakan," ujar Netty.

Selain itu, Akhir Yani juga mengulas mengenai kemampuan menulis sebagi modal dasar bagi seorang jurnalis.

Setelah memberikan materi, dia juga mengoreksi tulisan berita hasil pemberian materi dasar-dasar jurnalistik pertama pada pertemuan perdana, Sabtu (4/9) di SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota. 

Dari hasil koreksi, salah seorang peserta yang menuliskan berita tersebut mendapatkan doorprize dari Ketua PWI yakni Salsabila siswa SMA Negeri 1 Bangkinang Kota. 

Masih tersisa satu materi lagi yaitu pemberitaan ramah anak selanjutnya dilakukan di SMANSA Bangkinang Kota. 

Setelah itu, akan dilakukan praktek lapangan bagi para jurnalis muda dengan mewawancarai Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto atau Kepala Dinas Pendidikan sebagai akhir dari pelatihan ini.

Sumber: Diskominfo Kampar