TERKINI
Gerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan Apresiasi

Forum Jurnalis Remaja Kampar Ikuti Teknik Menulis dan Wawancara

Forum Jurnalis Remaja Kampar Ikuti Teknik Menulis dan Wawancara

KAMPAR - Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan atas kerjasama insan pers dan Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kampar melaksanakan pertemuan ke-8 di kantor PWI, Sabtu (30/10/21). 

Kali ini, materi mengenai dasar-dasar jurnalistik 2 disampaikan oleh Ketua PWI Kampar, Akhir Yani kepada Forum Jurnalis Remaja Kampar (FJRK). 

Akhir Yani menjelaskan bahwa wartawan dituntut untuk menguasai komunikasi dan harus mampu beradaptasi sehingga dapat menyerap informasi yang dibutuhkan. 

"Stamina yang kuat dan juga rasa ingin tahu yang tinggi sangat dibutuhkan demi berlangsungnya kinerja wartawan yang produktif," kata Akhir Yani.

Di samping itu, lanjutnya, wartawan harus mengusai teknik fotografi ataupun videografi sebagai dasar kewartawanan. 

Peserta mengajukan pertanyaan mengenai cara melakukan wawancara yang masih mebingungkan bagi mereka dikarenakan masih kurangnya praktek lapangan bagi para jurnalis muda ini. 

Dalam wawancara, diperlukan kemampuan komunikasi yang baik, memperkenalkan diri, menjaga etika dan mengetahui waktu yang tepat untuk wawancara," katanya lagi.

Sementara itu, Koordinator tim Netty Mindrayani didampingi sekretaris tim, Fauzi Lalea, menambahkan bahwa dalam wawancara perlu memanfaatkan kesempatan dan mengetahui nomor telepon narasumber yang akan diwawancarai.

"Sehingga dapat dikonfirmasi ulang ketika masih ada yang ingin dipertanyakan," ujar Netty.

Selain itu, Akhir Yani juga mengulas mengenai kemampuan menulis sebagi modal dasar bagi seorang jurnalis.

Setelah memberikan materi, dia juga mengoreksi tulisan berita hasil pemberian materi dasar-dasar jurnalistik pertama pada pertemuan perdana, Sabtu (4/9) di SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota. 

Dari hasil koreksi, salah seorang peserta yang menuliskan berita tersebut mendapatkan doorprize dari Ketua PWI yakni Salsabila siswa SMA Negeri 1 Bangkinang Kota. 

Masih tersisa satu materi lagi yaitu pemberitaan ramah anak selanjutnya dilakukan di SMANSA Bangkinang Kota. 

Setelah itu, akan dilakukan praktek lapangan bagi para jurnalis muda dengan mewawancarai Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto atau Kepala Dinas Pendidikan sebagai akhir dari pelatihan ini.

Sumber: Diskominfo Kampar