TERKINI
Netty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81

Pangeran Saudi Gerakkan Tangan Setelah Koma 15 Tahun

Pangeran Saudi Gerakkan Tangan Setelah Koma 15 Tahun

Seorang pangeran Arab Saudi yang koma selama 15 tahun akhirnya memberi harapan kepada keluarganya pekan ini. Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud menggerakkan tangannya merespons seseorang yang berbicara di sampingnya, seperti ditunjukkan sebuah video yang muncul di dunia maya.

"Halo, hai," kata seseorang tersebut kepada pangeran, memintanya mengangkat dua jarinya, seperti dikutip dari Alaraby, Rabu (21/10).

Biarkan saya lihat, lebih tinggi, lebih tinggi," ujarnya.

Pangeran tersebut kemudian mengikuti arahan perempuan tersebut, mengangkat jarinya lebih tinggi.

Terakhir kali pangeran menggerakkan tangannya terjadi lima tahun lalu, pada 2015.

Pangeran Al-Waleed menggunakan ventilator sejak 2005 setelah mengalami pendarahan otak akibat kecelakaan mobil saat di belajar di kampus militer.

Ayahnya, saudara miliuner Saudi Pangeran Al-Waleed bin Talal Al Saud, menolak menyerah dengan kondisi anaknya dan tetap memantau kondisinya dengan penuh harapan suatu hari dia akan siuman.

Pangeran Khalid merupakan salah satu keluarga kerajaan yang dipenjara selama 11 bulan karena mengkritik tindakan keras elit kerajaan yang memenjarakan puluhan pangeran, pejabat, dan pengusaha di Hotel Ritz-Carlton Riyadh pada 2017. Dia juga sempat ditahan lagi sebentar tahun berikutnya. 

Sumber: merdeka.com