TERKINI
Dialog di RRI Pekanbaru, Wabup Kampar Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Ikon Wisata BudayaWorkshop Kompetensi Kepsek, Wabup Kampar, Misharti Dorong PGRI Jadi Motor Penggerak Mutu PendidikanBuka Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 1 Salo, Wabup Kampar, Misharti Ajak Pelajar Berani Tolak NarkobaTabligh Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki, Wabup Kampar Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan UkhuwahTerima Penghargaan Nasional BAZNAS Kampar, Wabup Misharti: Prestasi Ini Kebanggaan MasyarakatWabup Kampar, Misharti Serahkan Piala Bergilir, Juara Umum MTQ Ke-55 Dipertahankan Kecamatan KamparWabup Kampar, Misharti Dorong Pesantren di Kampar Cetak Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026

Pangeran Saudi Gerakkan Tangan Setelah Koma 15 Tahun

Pangeran Saudi Gerakkan Tangan Setelah Koma 15 Tahun

Seorang pangeran Arab Saudi yang koma selama 15 tahun akhirnya memberi harapan kepada keluarganya pekan ini. Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud menggerakkan tangannya merespons seseorang yang berbicara di sampingnya, seperti ditunjukkan sebuah video yang muncul di dunia maya.

"Halo, hai," kata seseorang tersebut kepada pangeran, memintanya mengangkat dua jarinya, seperti dikutip dari Alaraby, Rabu (21/10).

Biarkan saya lihat, lebih tinggi, lebih tinggi," ujarnya.

Pangeran tersebut kemudian mengikuti arahan perempuan tersebut, mengangkat jarinya lebih tinggi.

Terakhir kali pangeran menggerakkan tangannya terjadi lima tahun lalu, pada 2015.

Pangeran Al-Waleed menggunakan ventilator sejak 2005 setelah mengalami pendarahan otak akibat kecelakaan mobil saat di belajar di kampus militer.

Ayahnya, saudara miliuner Saudi Pangeran Al-Waleed bin Talal Al Saud, menolak menyerah dengan kondisi anaknya dan tetap memantau kondisinya dengan penuh harapan suatu hari dia akan siuman.

Pangeran Khalid merupakan salah satu keluarga kerajaan yang dipenjara selama 11 bulan karena mengkritik tindakan keras elit kerajaan yang memenjarakan puluhan pangeran, pejabat, dan pengusaha di Hotel Ritz-Carlton Riyadh pada 2017. Dia juga sempat ditahan lagi sebentar tahun berikutnya. 

Sumber: merdeka.com