TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Sebagai upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19, semua pihak terutama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo tengah menunggu vaksin ditemukan.

Jum'at (02/10/2020) kemarin, Wakil Presiden Maruf Amin bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Terawan Agus Putranto, serta pihak Biofarma di rumah dinasnya.

Dalam pertemuan itu, Luhut menyampaikan perkembangan vaksin corona yang rencananya akan didatangkan dari China pada bulan November mendatang.

Luhut juga sempat menyinggung soal kehalalan vaksin corona, apakah bisa digunakan atau tidak.

Berdasarkan keterangan dari Jubir Wapres, Masduki Baidlowi, Wapres Maruf Amin meminta agar kehalalan vaksin menjadi perhatian.

Akan tetapi, Maruf Amin mengaku tidak masalah jika vaksin tidak halal mengingat kondisi darurat saat pandemi seperti sekarang ini.

Jadi Wapres menjelaskan dua hal. Vaksin itu kalau halal ya bagus, enggak ada problem. Tetapi kalau misalnya tidak halal tidak masalah karena itu dalam kondisi darurat," ujar Masduki dalam wawancara di Kompas TV.

Masduki menambahkan, meski vaksin itu ada kemungkinan untuk tidak halal, tetapi masih bisa dipakai.

Lebih dari itu, lanjut Masduki, Maruf Amin meminta pihak MUI untuk ikut tim terkait berkunjung ke China sehingga bisa memastikan langsung kehalalan vaksin tersebut.

"Sehingga prosesnya akan diverifikasi sejak awal. MUI akan melibatkan tim fatwa yang akan memverifikasi kehalalannya. Meski tidak akan jadi hambatan, karena kalau halal alhamdulillah, kalau nggak halal nggak masalah," sambung Masduki.

 

Sumber: suara.com