TERKINI
Gerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan Apresiasi

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Sebagai upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19, semua pihak terutama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo tengah menunggu vaksin ditemukan.

Jum'at (02/10/2020) kemarin, Wakil Presiden Maruf Amin bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Terawan Agus Putranto, serta pihak Biofarma di rumah dinasnya.

Dalam pertemuan itu, Luhut menyampaikan perkembangan vaksin corona yang rencananya akan didatangkan dari China pada bulan November mendatang.

Luhut juga sempat menyinggung soal kehalalan vaksin corona, apakah bisa digunakan atau tidak.

Berdasarkan keterangan dari Jubir Wapres, Masduki Baidlowi, Wapres Maruf Amin meminta agar kehalalan vaksin menjadi perhatian.

Akan tetapi, Maruf Amin mengaku tidak masalah jika vaksin tidak halal mengingat kondisi darurat saat pandemi seperti sekarang ini.

Jadi Wapres menjelaskan dua hal. Vaksin itu kalau halal ya bagus, enggak ada problem. Tetapi kalau misalnya tidak halal tidak masalah karena itu dalam kondisi darurat," ujar Masduki dalam wawancara di Kompas TV.

Masduki menambahkan, meski vaksin itu ada kemungkinan untuk tidak halal, tetapi masih bisa dipakai.

Lebih dari itu, lanjut Masduki, Maruf Amin meminta pihak MUI untuk ikut tim terkait berkunjung ke China sehingga bisa memastikan langsung kehalalan vaksin tersebut.

"Sehingga prosesnya akan diverifikasi sejak awal. MUI akan melibatkan tim fatwa yang akan memverifikasi kehalalannya. Meski tidak akan jadi hambatan, karena kalau halal alhamdulillah, kalau nggak halal nggak masalah," sambung Masduki.

 

Sumber: suara.com