TERKINI
Direktur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan NegeriMenteri Imigrasi dan Imipas RI Berikan Arahan Virtual ke Kanwil Ditjenpas RiauJelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak Dungun

Pandangan Umum F. Demokrat DPRD Siak Terhadap Perubahan RAPBD TA 2020.

Pandangan Umum  F. Demokrat DPRD Siak Terhadap Perubahan RAPBD TA  2020.

SIAK. Superriau.com - Fraksi Demokrat di dalam rapat Paripurna kali ini menyampaikan tanggapan atas Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan ( RAPBD-P)Tahun anggaran 2020.
 
Rapat di hadiri Bupati Siak, Ketua,
Wakil Ketua Beserta Anggota DPRD Siak, Forkopinda Siak, Sekda, Kadis, Badan,
di jajaran Pemerintahan Kabupaten Siak.

Ketua Fraksi Demokrat Syamsurizal SA,g melalui Juru bicara yakni Syamsurijal SH.M.Kn, menyampaikan  tanggapan atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun anggaran 2020. 

Selain menyampai kan tanggapan, Syamsurizal juga memberi kan Kritikan, saran dan masukan, dengan harapan, agar pemerintah daerah lebih optimal lagi dalam melakukan pengelolaan anggaran sehingga ke depan kualitas pembangunan di daerah akan semakin membaik ," Pinta nya.
 
Sementara itu, perubahan anggaran Pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2020 hampir semua mengalami trend penurunan yang cukup signifikan, permasalahan ini sangat perlu dicermati dan diantisipasi terutama perhatian terhadap penerimaan Daerah pada sektor Pajak dan Retribusi Daerah. Penurunan anggaran ini juga tentunya tidak dapat dipungkiri dari dampak kondisi ekonomi nasional yang tidak stabil dalam masa-masa pandemi covid-19, " Ucap  Syamsurizal.