TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

PKS Pasangkan Asri Auzar - Untuk Pilkada Rohil

PKS Pasangkan Asri Auzar - Untuk  Pilkada Rohil

 Ketua DPW PKS Riau, Hendry Munief mengatakan bahwa PKS akan memasangkan Ketua DPD Demokrat Riau Asri Auzar dengan kader PKS Edison di Pilkada Rohil 2020.

Kepada CAKAPLAH.com, Hendry Munief mengakui memang sebelumnya Asri Auzar kerap disebut bakal maju berpasangan dengan kader Golkar Fuad Ahmad. Namun Hendry Munief mengatakan, bahwa Asri Auzar meminta waktu kepada PKS.

"Walaupun kemarin katanya dengan pak Fuad Golkar, tapi sampai hari ini kita belum mendengar informasi. Pak Asri meminta waktu ke kami PKS untuk memberikan jawaban segera. Karena kemarin sampai tanggal 6 masih belum pasti SK dari DPP Golkar. Yang pasti kita siap bersama pak Asri," kata Hendry Munief.

Munief mengatakan, bahwa PKS memiliki 4 kursi di DPRD Rohil, ditambah 4 kursi Demokrat, dan akan ditambah dengan 1 kursi Perindo sudah bisa membawa pasangan Asri - Edison untuk berlayar.

"Jadi Golkar itu pilihan lah. Apakah pak Asri memutuskan dengan Golkar. Ataukah dengan PKS dan Perindo. Namun, kita juga ada beberapa opsi lagi. Yakni dengan Hanura pak Cutra Handika, dan Nasdem dengan beberapa pilihan calonnnya," tukasnya.

Sumber: cakaplah