TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

WNA India bekerja di PT IKPP Perawang positif COVID-19

WNA India bekerja di PT IKPP Perawang positif COVID-19

SIAK. Superriua.Com - Pekerja PT indah Kiat Pulp and Paper, Perawang, Kabupaten Siak asal India terkonfirmasi positif COVID-19 setelah sebelumnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan dan dirawat di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.

" SR (34) laki-laki warga India, dia teknisi, kondisinya sakit ada demam dan batuk, sebelum positif dia PDP," kata Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Siak Budhi Yuwono di Siak, Kamis. Dia positif bersama satu lainnya MR (18) laki-laki warga Indonesia tinggaldi Komplek IKPP Mess Bujang. Diperkirakan sudah beraktivitas lalu pulang ke negaranya cuti dan kembali lagi ke Perawang.

Dengan demikian sudah ada 16 positif COVID-19 di Perawang Kecamatan Tualang. Sebelumnya ada 14 yang berasal dari Sumatera Selatan, tapi dari PT Truba Jaga Eka, Perusahaan Subkontraktor PT IKPP. " Ada 16 di Tualang, ini kondisi terbanyak, tapi semuanya orang masuk ke Kabupaten Siak. Kita minta perusahaan yang mendatangkan orang luar ke Kabupaten Siak sementara waktu ditunda," ungkapnya.

Untuk yang dari Sumsel orang yang datang 16 dengan 14 positif dan dua negatif COVID-19. Empat yang positif kabur lalu terdeteksi dan kini dirawat di Sumsel, sedang dua yang negatif menjalani karantina di Perawang. Tambahan dua ini sejatinya sudah diumumkan Gugus Tugas Provinsi Riau pada Rabu lalu (22/07). Namun dari Kabupaten Siak menyatakan belum mendapatkan datanya dan hari ini baru didapatkan.

" Kemarin kami belum mendapatkan datanya, hari kami sudah dapat. Itu karena tes usapnya diperiksa di Jakarta, lalu infokan ke Gugus Tugas Riau, sementara kami biasa mendapatkan nya dari Labor PCR Riau," sebut Budhi. Dengan tambahan ini maka total keseluruhan kasus positif COVID-19 di Siak berjumlah 42 orang. 38 masih dirawat dan empat yang sudah sembuh.