TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Satu pasien COVID-19 di Siak meninggal dunia ASN di Disdikbud

Satu pasien COVID-19 di Siak meninggal dunia ASN di Disdikbud

SIAK. Superiau.Com - Satu pasien positif COVID-19 di Kabupaten Siak yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada dinas pendidikan dan kebudayaan atau Disdikbudsetempat, meninggal dunia di Rumah Sakit Tengku Rafian. " Tadi meninggal dunia satu yang dirawat di RSUD Tengku Rafian.Inisial A, laki-laki umur 51 tahun,Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura," kata Kepala Dinas Kesehatan Siak, Toni Chandra di Siak, Senin.

Pasien meninggal dunia ini lanjutnya sudah dikebumikan di tempat pemakaman khusus COVID-19 yaitu di Belantik, Kecamatan Siak.Dikatakan Toni bahwa yang bersangkutan selain positif COVID-19 juga memiliki penyakit lain yang memberatkannya yakni hipertensi. Namun dia meninggal mendadak, sebut Toni biasanya ada serangan jantung."COVID-19ini memperberat penyakit yang ada, kalau usia muda biasanya sembuh," ungkapnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, ini merupakan pasien positif pertama yang meninggal dunia di Siak. Sebelumnya ada delapan yang meninggal dunia, tapi merupakan pasien dalam pengawasan dan hasil tes usapnya kemudian hari diketahui negatif.

Toni menambahkan jumlah pasien positif COVID-19 di masing-masing kecamatan antara lain di Tualang 16, Kotogasib 11, Mempura 6, dan Siak empat. Kemudian yang dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak sebelumnya 17 orang, karena meninggal satu tinggal 16 pasien.

Sementara selebihnya dirawat di sejumlah rumah sakit di Pekanbaru. Tiga diantaranya yang dirawat di RS Eka Hospital Pekanbaru sudah dinyatakan sembuh. " Angka COVID-19 di Siak ini termasuk tinggi setelah Kita Pekanbaru dan Tembilahan, Kabupaten Inderagiri Hilir. Kita berharap tak ada lagi tambahan," imbuhnya.