TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Satu pasien COVID-19 di Siak meninggal dunia ASN di Disdikbud

Satu pasien COVID-19 di Siak meninggal dunia ASN di Disdikbud

SIAK. Superiau.Com - Satu pasien positif COVID-19 di Kabupaten Siak yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada dinas pendidikan dan kebudayaan atau Disdikbudsetempat, meninggal dunia di Rumah Sakit Tengku Rafian. " Tadi meninggal dunia satu yang dirawat di RSUD Tengku Rafian.Inisial A, laki-laki umur 51 tahun,Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura," kata Kepala Dinas Kesehatan Siak, Toni Chandra di Siak, Senin.

Pasien meninggal dunia ini lanjutnya sudah dikebumikan di tempat pemakaman khusus COVID-19 yaitu di Belantik, Kecamatan Siak.Dikatakan Toni bahwa yang bersangkutan selain positif COVID-19 juga memiliki penyakit lain yang memberatkannya yakni hipertensi. Namun dia meninggal mendadak, sebut Toni biasanya ada serangan jantung."COVID-19ini memperberat penyakit yang ada, kalau usia muda biasanya sembuh," ungkapnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, ini merupakan pasien positif pertama yang meninggal dunia di Siak. Sebelumnya ada delapan yang meninggal dunia, tapi merupakan pasien dalam pengawasan dan hasil tes usapnya kemudian hari diketahui negatif.

Toni menambahkan jumlah pasien positif COVID-19 di masing-masing kecamatan antara lain di Tualang 16, Kotogasib 11, Mempura 6, dan Siak empat. Kemudian yang dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak sebelumnya 17 orang, karena meninggal satu tinggal 16 pasien.

Sementara selebihnya dirawat di sejumlah rumah sakit di Pekanbaru. Tiga diantaranya yang dirawat di RS Eka Hospital Pekanbaru sudah dinyatakan sembuh. " Angka COVID-19 di Siak ini termasuk tinggi setelah Kita Pekanbaru dan Tembilahan, Kabupaten Inderagiri Hilir. Kita berharap tak ada lagi tambahan," imbuhnya.